Asian Games Momentum Istimewa

293

KORANBERNAS.ID — Perhelatan Asian Games 2018 menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Sleman. Ini karena kabupaten itu menjadi tempat pertama kedatangan api Asian Games sekaligus tuan rumah penyatuan Api Abadi yang dibawa dari India dan Api Abadi dari Mrapen kemudian menjadi obor Asian Games Tahun 2018.

Sebelum mengelilingi 18 provinsi mencakup 50 kota di Indonesia, Api Abadi dari India yang mendarat di Bandara Adisutjipto dibawa ke Candi Boko Rabu (18/07/2018) dan diserahkan ke Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI.

Setelah itu, api tersebut dibawa ke Candi Prambanan untuk penyatuan dengan Api Abadi dari Mrapen sekaligus dilepas oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Terkait proses pra-event yang dimulai di Sleman tersebut, Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes menilai perhelatan Asian Games 2018 ini menjadi momen strategis untuk menunjukkan keindahan budaya dan magnet pariwisata Sleman dan DIY pada umumnya.

“Momen tersebut nantinya tidak sekadar disaksikan oleh masyarakat Asia, tetapi juga oleh seluruh masyarakat dunia karena event Asian Games diliput oleh lebih dari 45 media asing,” jelas Sri Muslimatun.

Bukan hanya potensi wisata atau sebatas keindahan alamnya saja, melainkan kearifan dan budaya lokal yang dimiliki masyarakat dan mampu menjadi titik tolak penyebaran semangat euforia Asian Games 2018.

Selain menjadi tuan rumah pra-event, hal yang membanggakan lainnya dalam perhelatan Asian Games tahun 2018 kali ini yaitu beberapa atlet Kabupaten Sleman ikut memeriahkan perhelatan tersebut.

“Terdapat 7 atlet yang nantinya akan bertanding dalam lima cabang olahraga dalam event Asian Games 2018,” paparnya.

Ketujuh atlet tersebut yaitu Fitriyani dan Seto yang berlaga di cabang olahraga panjat tebing, Gunawan Pandu Khallista yang akan berlaga dalam cabang olahraga baseball, Toga Pramandita dalam cabang olahraga judo, Cindy Tugiyati dalam cabang olahraga sepak bola putri, Tri Sukma Nugraeni dalam cabang olahraga rugby dan Adrianida Irma Saleh dalam cabang olahraga penthatlon.

Keikutsertaan ketujuh atlet Kabupaten Sleman tersebut dalam Asian Games 2018 ini tidak terlepas dari potensi mereka. Ketujuh atlet tersebut sudah melewati berbagai kompetisi baik tunggal maupun multi-event seperti PON.

“Kami berharap dengan keikutsertaan para atlet Sleman dalam ajang Asian Games dapat menjadi pemicu semangat bagi atlet lainnya untuk dapat berprestasi lebih baik dalam bidang olahraga. Institusi pengampu olahraga di Kabupaten Sleman agar terus mengembangkan diri dalam memfasilitasi para atlet Sleman,” ujar Sri Muslimatun.

Obor Api Asian Games selanjutnya dikirab menuju Tugu Jogja dan terima oleh walikota, kemudian dilepas kembali oleh walikota untuk dikirab menuju perbatasan Prambanan, Jateng. (sol)