Kemana-mana Promosikan Pelayanan Kesehatan

193
Workshop “Kesehatan Interprofessional Collaboration Practice (IPCP) Training”, Sabtu (05/05/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan selain sebagai Kota Pendidikan dan Kota Wisata, Sleman juga dkenal sebaga Kota Kesehatan.

“Ini selalu saya promosikan di mana-mana. Jadi berobat tidak perlu ke luar negeri. Cukup di Kabupaten Sleman,” jelas Sri Purnomo ketika membuka Workshop Kesehatan Interprofessional Collaboration Practice (IPCP) Training, Sabtu (05/05/2018).

Workshop diselenggarakan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama dengan Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kabupaten Sleman

Acara ini bertujuan agar tenaga kesehatan di layanan primer dapat mengetahui hal-hal terkait IPCP serta pelaksanaannya di puskesmas. Karena puskesmas sebagai layanan primer pertama yang terdiri dari beberapa profesi, dirasa penting untuk memiliki pemahaman terkait nilai-nilai, etika, peran, tanggungjawab, kerja sama tim serta komunikasi.

Sri Purnomo juga menyambut baik atas diselenggarakannya acara tersebut. Dia berharap akan terjalin kolaborasi yang profesional antara pihak UGM dengan tenaga kesehatan puskesmas Kabupaten Sleman. Sehingga seluruh puskesmas dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat dengan lebih maksimal lagi.

“Semoga dengan adanya workshop ini nanti para tenaga kesehatan akan mendapatkan pengetahuan yang lebih kekinian dan modern, dan nanti bisa dipraktekkan di puskesmas,” tutur Sri Purnomo.

Lebih lanjut Sri Pirnomo menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Sleman saat ini telah menunjukkan indikator yang positif.

Hal tersebut menurutnya salah satunya dapat dilihat dari angka harapan hidup di Kabupaten Sleman yang cukup tinggi. Saat ini usia harapan hidup di Kabupaten Sleman adalah 74,56 tahun. Angka tersebut berada di atas rata-rata harapan hidup di DIY yaitu 74 tahun dan usia harapan hidup nasional yang hanya 70,68 tahun.

“Walaupun jika dibandingkan dengan negara-negara maju kita masih kalah. Tapi semoga dengan perbaikan-perbaikan di bidang pelayanan seperti saat ini, akan dapat meningkatkan usia harapan hidup di Kabupaten Sleman,” ungkapnya.

Sri Purnomo juga mengajak seluruh masyarakat untuk berobat di Kabupaten Sleman. Dia mengatakan Sleman memiliki kualitas pelayanan yang cukup baik serta didukung oleh tenaga kesehatan yang profesional. Kabupaten Sleman, lanjutnya, juga mempunyai 28 Rumah Sakit yang siap melayani semua spesialisasi kedokteran. (SM)