Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Arif Budi Raharjo melepas pawai Milad SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ke-67, Senin 902/10/2017). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Merayakan milad dapat dilakukan dalam berbagai cara. Salah satuya dengan menggunakan barang bekas. Bagaimana bisa ?

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta berhasil mempraktikkannya. Sebagai sekolah rintisan Adiwiyata atau berwawasan lingkungan, SMA tersebut memilih beragam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dalam peringatan milad ke-67.

Sebut saja dalam puncak milad bertema ‘Born to Shine’ yang digelar di sekolah setempat, Senin (02/10/2017), sekolah tersebut menggelar beragam acara bertemakan kecintaan dan pelestarian lingkungan. Diantaranya lomba kreativitas barang bekas, kebersihan kelas serta pawai dengan kostum barang bekas.

“Siswa kelas sepuluh dan sebelas membuat beragam konstum dari barang-barang bekas untuk dikenakan dalam pawai milad,” ungkap Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Slamet Purwo disela acara.

Sedangkan siswa kelas XII, menurut Slamet menampilkan kreasi seni budaya. Mereka kemudian dinilai untuk mendapatkan nilai kompetensi dasar.

Sekolah itu juga akan melepas 67 tukik atau anak penyu di Pantai Gua Cemara pada 7 Oktober nanti. Hal itu dilakukan untuk menjaga kelestarian habitat penyu.

“Selain menciptakan sekolah yang nyaman dan asri untuk belajar, kami juga berupaya meningkatkan kesadaran peserta didik untuk cinta lingkungan,” ungkapnya.

Slamet menambahkan, sekolah itu dalam waktu dekat juga akan meluncurkan program bank sampah. Sekolah mengelola sampah yang dihasilkan setiap hari untuk lebih bermanfaat.

Para siswa juga diajak untuk belajar ke sekolah-sekolah adiwiyata lain di Jawa Tengah yang memiliki prestasi di tingkat nasional. Mereka belajar bagaimana mengelola sekolah dalam penerapan program adiwiyata.

“Kami juga memilih siswa untuk melakukan sejumlah penelitian bertemakan adiwiyata,” jelasnya.

Sementara Arif Budi Raharjo, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (dikdasmen) PP Muhammadiyah yang hadir berharap para pelajar dapat lebih meningkatkan prestasinya.

“Dengan demikian generasi muda dapat semakin bermanfaat bagi mayarakat
dan jadi pemimpin di masa depan,” imbuhnya.(yve)