15 Menit, Musik Urhu Meriahkan Imlek di Bakpia djaVa

484
Wiek Sanjaya bersama Siek Fendy Sanjaya, pemilik Bakpia djaVa. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Pernah mendengar tentang musik Urhu/Erhu?. Seni musik Erhu adalah kesenian yang memanfaatkan instrumen musik gesek rebab Cina, tidak berbeda dengan rebab dalam seni karawitan Jawa atau biola yang digesek dalam posisi berdiri.

Di Solo, seni Erhu ini, berkembang cukup baik. Salah satu pelestarinya adalah musisi Budi Kristianto Tandiyo.

Menelisik dari berbagai literature, musik Erhu, di negeri asalnya daratan Tiongkok lebih banyak digunakan untuk mengiringi pementasan wayang Potehi. Irama alat musik Erhu yang konon dikembangkan seseorang bernama Sin Chiang yang meniru dari perangkat bunyi-bunyian dari “jantung Asia” Mongolia itu, di masa lalu juga banyak terdengar di kelenteng-kelenteng tempat wayang Potehi dipentaskan.

Nah, saat perayaan imlek saat ini, musik Erhu dengan musisinya Budi Kristianto Tandiyo, akan tampil di Bakpia djaVa, di Jalan Laksda Adisutjipto. Budi akan unjuk kebolehan setidaknya selama 15 menit.

“Jumat (16/02/2018) malam, kami akan pentaskan Pak Budi setidaknya selama 15 menit. Selain Pak Budi, juga hadir artis nasional Icun Lin, yang akan menyanyikan tentu saja lagu-lagu Mandarin,” kata Pemilik Bakpia djaVa, Benyamin Siek Fendy Sanjaya, dalam keterangannya baru-baru ini.

Siek Fendy mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Budi Tandiyo dan Icun Lin, untuk memberikan warna yang berbeda dalam perayaan Imlek keluarga besarnya bertema “From djaVa with Love”. Selain untuk mengenalkan potensi seni tradisi China, juga sebagai salah satu bentuk sumbangsih untuk kepariwisataan di DIY.

“Tentu tidak ketinggalan pementasan barongsai. Acara akan kita mulai pukul 18.00 wib dengan pembukaan barongsai. Selain tamu undangan, perayaan imlek ini akan dihadiri keluarga besar kami. Setidaknya akan hadir sekitar 400-an tamu,” katanya.

Istri Fendy, Wiek Sanjaya menambahkan, perayaan imlek Jumat (16/02/2018) ini merupakan acara puncak. Secara kebetulan, perayaan imlek ini hampir bersamaan dengan ulang tahun anaknya, sehingga perayaan akan dibarengkan.

Sebelumnya, pada Rabu (14/02/2018) pihaknya juga menggelar acara bakti sosial berupa pembagian seribu bakpia gratis di  Malioboro.

Pasca acara puncak nanti, direncanakan juga akan diladakan acara bakti sosial kedua, dengan mengunjungi panti asuhan d wilayah Bantul.

“Bakti sosial merupakan agenda rutin kami setiap tahun. Biasanya, malah karyawan karyawati yang usul kemana bakti sosial kita lakukan,” kata Wiek.(SM)