2.500 Siswa TK Belajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas

303
Sejumlah siswa TK dibantu mengenakan helm, dalam acara Gebyar Anak Bangsa, Selasa (5/12/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Polda menggandeng PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) menggelar “Gebyar Anak bangsa”, Selasa (5/12/2017), di GOR Amongrogo Yogyakarta. Kegiatan yang dimaksudkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalulintas sejak dini ini, melibatkan 2.500 siswa Taman Kanak-kanak (TK) di Yogyakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur DIY, Bunda PAUD DIY, Management Sarihusada Danone ELN Indonesia, pejabat utama Polda DIY, Ketua Bhayangkari DIY, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari DIY, para guru dan siswa tingkat Taman Kanak-kanak se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan dibuka oleh Kapolda DIY bersama Gubernur DIY dan Direksi Sarihusada Danone ELN Indonesia.

Kegiatan yang diikuti oleh 2.500 siswa Taman Kanak-kanak se DIY bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalulintas dan menumbuhkembangkan kesadaran para siswa dan guru agar mau dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalulitas sebagai kebutuhan sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dengan sehat dan selamat serta orang dewasa memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan yang selamat. Sebagai generasi penerus bangsa, anak harus mendapat perlindungan dalam keselamatan berlalulintas karena masih ada anak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Kapolda Brigjend Pol Drs Ahmad Dofiri M.Si.

Kapolda mengatakan, dalam menanamkan disiplin berlalulintas sejak usia dini di lingkungan pra sekolah digelar beberapa kegiatan. Antara lain  lomba sosiodrama bertema “Keselamatan Anak di Jalan”, Lomba Mewarnai bertema “Stop Pelanggaran Stop Kecelakaan,” penampilan pocil, drum band dan parade hiburan anak-anak yang lain.

Etika berlalulintas juga diwujudkan melalui program  Polisi Sahabat Anak, Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang melibatkan siswa, satu sekolah dua polantas (SSDP) sebagai wujud polisi semakin dekat dengan masyarakat.

“Melalui pendidikan sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang patuh hukum, khususnya patuh berlalu lintas, serta bermanfaat bagi generasi penerus bangsa, karena dengan mengetahui peraturan lalu lintas maka pelanggaran lalu lintas dapat dihindari dan resiko kecelakaan dapat diminimalisir,” kata Kapolda.

Arif Sosiawan, Factory Manager PT Sarihusada Generasi Mahardhika menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada aparat kepolisian dalam membangun generasi yang tertib berlalu lintas dan juga merupakan salah satu wujud komitmen safety PT SGM, dimana saat ini PT SGM sudah mencapai level Interdependent yaitu “care for others”. (*/SM)