2.838 Pelanggar Terjaring Operasi Zebra

140
Pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2017 yang digelar secara serentak di Gunungkidul selama 14 hari, menjaring sebanyak 2.838 pelanggar lalu lintas (lalin).(St Aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Operasi Zebra Progo 2017 yang digelar secara serentak di Gunungkidul selama 14 hari, mulai 1 November 2017, menjaring sebanyak 2.838 pelanggar lalu lintas (lalin).

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko pada wartawan Rabu (15/11/2017) menjelaskan sebanyak 2.838 pelanggar yang ditindak, terdapat 2.360 dengan menggunakan e-tilang, sedangkan sisanya 478, dengan teguran tertulis.

“Pelanggaran lalu lintas yang paling dominan adalah pelanggaran surat-surat kendaraan sebanyak 1.058 pelanggar, urutan kedua pelanggaran tidak menyalakan lampu utama disiang hari maupun malam hari sebanyak 825,” tambahnya.

Sedang pelanggaran terbanyak urutan ke tiga adalah helm sebanyak 197 pelanggar, pelanggaran kelengkapan kendaraan sebanyak 184, pelanggaran safety belt sabuk pengaman ada 24 pelanggar.

Baca Juga :  PKS Yogyakarta Rangkul Anak Muda agar Tak Alergi Politik

Jika dilihat status pekerjaan pelanggar, swasta ada 1.201, pelajar atau mahasiswa 891, pengemudi 62, PNS sebanyak  46, dan lain- lain sebanyak 161. Untuk usia,  urutan pertama umur 21 tahun – 25 tahun sebanyak 979, usia 16 tahun – 20 tahun sebanyak 698, sedangkan usia 26 tahun- 30 tahun 464.

AKP Mega Tetuko, mengharapkan dengan selesainya Operasi Zebra Progo 2017 ini, mampu menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas serta kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas, meningkat.(SM)