2017, Ternyata Nelayan Kebumen Panen

498
Nelayan di TPI Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumren, ketika mendarat. (Nanang W Hartono/koranbernas.id).

KORANBERNAS.ID–Pendapatan nelayan tangkap di Kabupaten Kebumen, selama tahun 2017 naik cukup signifikan dibanding dengan pendapatan selama tahun 2016. Naiknya pendapatan nelayan tangkap ini terlihat dari  jumlah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari retribusi lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI)  di Kebumen. Pendapatan nelayan tangkap  di Kebumen selama setahun paling tidak Rp 66, 7 miliar.

“Pungutan retribusi lelang ikan, 1,85 persen dari nilai lelang ikan berlaku di 8 TPI,“ kata  Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas  Kelautan dan Perikanan Kebumen Ir Moch  Ashari, kepada koranbernas.id, Senin (15/01/2018).

Lelang ikan terbesar selama tahun 2017,   terjadi di TPI Karangduwur Pantai Ayah, dengan  nilai lelang Rp 23,121 miliar, disusul TPI Pasir, Ayah, dengan nilai lelang  Rp 21,311 miliar. Hasil lelang terkecil di TPI Tambakmulyo,  Puring hanya Rp 46,76 juta.

Baca Juga :  Jalan di Kantong Kemiskinan Tak Lagi Rusak
Kegiatan lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen (istimewa)

Dinas Kelautan dan Perikanan Kebumen, selama tahun 2017, mendapat PAD dari retribusi lelang ikan sebesar Rp 1,234 miliar, dari target PAD Rp 875,500 juta. Sehingga realisasi PAD-nya 41 persen lebih banyak  dibanding dengan target PAD.  Target ini lebih besar dibanding dengan PAD tahun 2016 yang hanya Rp 820,256 juta.

Kenaikan pendapatan nelayan tangkap, bukan karena bertambahnya jumlah nelayan dan alat tangkap. Perbaikan harga ikan dan jumlah  tangkapan menjadikan pendapatan nelayan  dan PAD Kabupaten Kebumen naik.

Berdasarkan harga lelang, harga rata-rata tertinggi ikan hasil tangkapan, harga lobster masih yang tertinggi. Harga rata-rata lobster Rp 196.128 per kg. Harga ikan komoditi ekspor ini  dengan berat tertentu, seekor bisa mencapai  Rp 700.000 per kg.  Harga rata-rata ikan tertinggi kedua udang cerbung. Harga rata-rata udang cerbung mencapai Rp 148.303 per kg, disusul bawal putih yang harganya mencapai Rp 121.466 per kg. (SM)

Baca Juga :  Lebih Sepuluh Jam Lalu Lintas Berhenti Tiap Hari