2018, Pemkab Ajukan 12 Usulan Raperda

152

KORANBERNAS.ID–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman di tahun 2018 mengajukan 12 usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sleman, Edi Harmana, di ruang kerjanya, Senin (05/03/2018).

Edi menjelaskan bahwa usulan Raperda ini berdasarkan Keputusan DPRD Kabupaten Sleman Nomor 32 Tahun 2017 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2018.

Raperda tersebut terdiri dari 8 usulan Bupati Sleman dan 4 inisiatif DPRD Sleman. Raperda usulan Bupati Sleman yaitu BPR Bank Sleman, Pembentukan Bank BPR Sleman Syariah, Penyertaan Modal PT Bank BPD DIY, Perusahaan Daerah Air Minum Sleman, Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa, Perubahan Atas Perda Kabupaten Sleman Nomor 18 tahun 2012 tentan perizinan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, Pengelolaan Air Limbah Domestik, dan Tarif Pelayanan Kelas III pada RSUD Sleman.

Sedangkan untuk Raperda inisiatif DPRD yaitu Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Pengelolaan Kepariwisataan, Penyelenggaraan Pemotongan Hewan dan Peredaran Daging, dan Ketahanan Keluarga.

“Ke-12 Raperda ini sudah masuk Prolegda dan saat ini 4 Raperda usulan Bupati dan 2 Raperda inisiatif DPRD Sleman sudah dalam pembahasan pansus DPRD,” kata Edi.

Dari 12 Raperda tersebut menurutnya ada dua Raperda yang mendesak untuk segera disahkan yaitu Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan Tarif Pelayanan Kelas III pada RSUD Sleman. “Sebenarnya Raperda yang diusulkan semuanya penting, namun yang mendesak untuk segera disahkan adalah kedua Raperda tersebut,” jelasnya.

Edi juga mengimbau bagi masyarakat yang ingin mengetahui tentang produk hukum Pemkab Sleman dapat mengakses websitejdih.slemankab.go.id.

“Di website tersebut terdapat produk hukum seperti perda, perbup, instruksi bupati, dan lainnya,” tambah Edi. (SM)