218 Atlet Bertarung di Kejurnas Hapkido 2017

357
Peragaan jurus hapkido disela Kejurnas Hapkido 2017 di UIN Suka

KORANBERNAS.ID — Sebanyak 218 atlet mengikuti kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada 26-27 Agustus 2017. Kejuaraan bela diri asal Korea Selatan tersebut merupakan kali kedua pada tahun ini.

Kompetisi tersebut dimaksudkan sebagai ajang mencari calon atlet berbakat yang akan turun di kejuaraan yang lebih tinggi. Selain itu evaluasi pengembangan kuantitas dan kualitas Hapkido di Indonesia.

“Karenanya tidak hanya pertandingan namun juga kepelatihan wasit, ujian DAN serta seminar,” ujar Ketua Umum Hapkido Indonesia GBPH Prabukusumo disela acara.

Menurut Gusti Prabu-sapaan Prabukusumo, peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Kompetisi tahun ini diikuti atlet dari 22 provinsi serta perwakilan dari Singapura dan Malaysia. Perwakilan negara tetangga tersebut mengikuti pelatihan wasit yang langsung dibimbing oleh para master Hapkido dari Korea Selatan.

Baca Juga :  Siapa Bilang Taekwondo Tak Cocok untuk Anak

“Diharapkan terjadi peningkatan kualitas, baik dari sisi pertandingan seperti jurus dan teknik maupun keorganisasian agar indonesia bisa ikut di berbagai kejuaraan internasional,” paparnya.

Sementara salah seorang pendiri Hapkido Indonesia, Vincentius Yoyok Suryadi mengungkapkan pengurus daerah Hapkido di Indonesia sudah ada di 26 provinsi. Selain DIY, perkembangan cabang olahraga (cabor) tersebut di Lampung dan Kepulauan Riau sudah cukup bagus dan konsisten.

Karena itulah pihaknya menggelar kejurnas tersebut dalam rangka memberi semangat agar para pengurus daerah mau terus mengembangkan diri dan para atletnya. Perkembangan tersebut sangat penting agar cabor tersebut memenuhi persyaratan dengan bagus agar bisa menjadi anggota KONI.

“Indonesia bisa ikut kejuaraan Hapkido tingkat Asia Tenggara pada Maret 2018 di Singapura dan pada kejuaraan dunia pada Juli di Korea Selatan,” tandasnya.(yve)

Baca Juga :  Vertical Run Bisa Jadi Ikon Baru Yogyakarta