24 Dusun Perbukitan Prambanan Rawan Kekurangan Air Bersih

260

KORANBERNAS.ID — Sebanyak 24 dusun dengan jumlah hampir 500 Kepala Keluarga di perbukitan wilayah Prambanan, Sleman rawan kekurangan air bersih. Guna mengatasi krisis air di musim kemarau tersebut pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman lebih memprioritaskan perluasan jaringan pipa air bersih.

“Sehingga mampu menjangkau seluruh kawasan yang selalu mengalami krisis air di musim kemarau, ujar Camat Prambanan, Sleman, Eko Suhargono, Sabtu (26/08/2017).

Upaya yang terus dilakukan Pemkab Sleman, menurut Eko adalah memperbanyak sumur bor dan membangun bak tendon serta transmisi air berikut jaringan pipa distribusi. Diharapkan ke depan wilayah Prambanan benar-benar terbebas dari droping air saat musim kemarau.

Kebutuhan air bersih bagi warga di kawasan perbukitan wilayah Prambanan hingga saat ini masih aman. Karenanya belum perlu dilakukan droping air.

Baca Juga :  Tour de Prambanan, Event Menantang untuk Pesepeda

“Distribusi air bersih untuk warga di kawasan perbukitan tersebut hingga saat ini masih aman, sehingga belum mendesak dilakukan bantuan droping air,” jelasnya.

Kebutuhan air masyarakat di perbukitan seperti wilayah Gayamharjo, Sumberharjo, Wukirharjo dan Sambirejo masih terjangkau jaringan distribusi air bersih. Karenanya droping air baru dilakukan jika kondisi memasuki fase kritis.

“Kalau nanti sumber mata air kami debitnya menurun, kita akan segera minta droping air, tetapi sepanjang sumur yang ada masih mencukupi, maka kita tidak minta droping air bersih,” kata Eko.(yve)