24 Persen Penduduk Menjalani Perilaku Sedentari Lebih dari 6 Jam Perhari

233
Indy Barends, Prisia Nasution, Rohini Behl, Ines Yumuhana dalam aksi olah gerak, menjelang pelepasan Kampanye “Ayo Indonesia Bergeral” di Jogja, Minggu (08/04/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Gaya hidup dan perkembangan zaman, telah mengubah perilaku hidup sehat masyarakat. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa 24,1% penduduk Indonesia menjalani perilaku sedentari lebih dari 6 jam perhari.

Dengan seperempat masyarakat Indonesia menjalani gaya hidup sedentari, risiko terjadinya penyakit tidak menular pun meningkat. Saat ini penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan dunia termasuk diantaranya adalah penyakit stroke, penyakit jantung, dan diabetes mellitus.

Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia, Ines Yumahana Gulardi, menjelaskan, sangat dianjurkan bagi masyarakat Indonesia untuk bergerak aktif minimal 30 menit sehari. Pola ini sebaiknya dilakukan 3-5 kali seminggu atau total 2,5 jam per minggu untuk melawan gaya hidup tidak aktif atau sedentari.

“Sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tulang, sendi dan otot agar tetap kuat dan sehat. Ketiganya merupakan bagian dari sistem musculoskeletal, yang mendukung kemampuan kita untuk dapat memiliki postur yang baik, keseimbangan dan untuk bergerak aktif,” kata Ines disela-sela kampanye “Ayo Indonesia Bergerak” di Lapangan Parkir Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (08/04/2018).

Kampanye ini, berupa lari marathon dari Jogja menuju Jakarta dengan jarak tempuh sekitar 600 kilometer. Lari ini diikuti oleh 250-an peserta dari berbagai komunitas. Mereka akan menempuh rute melintasi 7 kota, diantaranya Purwokerto, Ciamis, dan bandung sebelum finish di Jakarta.

Ines mengatakan, melalui kampanye ini, pihaknya berharap bisa mendorong masyarakat Indonesia untuk bergerak lebih aktif agar mereka dapat mencapai potensi maksimal dalam hidup dan tentunya menjadi lebih sehat.

Selain 250-an peserta, Kampanye “Ayo Indonesia Bergerak” juga melibatkan selebriti Indy Barends dan Prisia Nasution. Kegiatan dalam kampanye ini meliputi aktivitas fisik estafet dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menginspirasi masyarakat Indonesia bergerak lebih aktif secara fisik untuk melawan gaya hidup sedentari.

Menurut Ines, gaya hidup sedentari telah menjadi isu penting di Indonesia dan dunia. Gaya hidup sedentari terbukti telah meningkatkan jumlah penderita penyakit tidak menular dan mencegah masyarakat Indonesia memiliki kehidupan yang lebih baik.

“Kunci untuk gaya hidup yang lebih sehat adalah dengan mempraktekkan olahraga rutin dan memilih pola makan yang sehat dan simbang. Sebagai bagian dari pola makan yang sehat seimbang, Anlene dengan formulasi MoveMax mengandung zat gizi yang membantu menjaga kekuatan dan kesehatan tulang, sendi dan otot, sehingga kita dapat bergerak aktif dan melawan gaya hidup sedentari/tidak aktif,” imbuhnya.

Technical Marketing Advisor, Fonterra Brands Indonesia, Rohini Behl, mengatakan, seiring dengan gaya hidup modern masyarakat Indonesia, tidak bisa dipungkiri bahwa gaya hidup sedentari pun merupakan suatu hal yang juga banyak dilakukan.

Dengan fakta, satu dari empat penduduk Indonesia menjalani gaya hidup sedentari, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengajak semua masyarakat Indonesia melawan fenomena ini.

“Kampanye ini merupakan inisiatif Anlene untuk melawan sedentari dan mendukung program pemerintah, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS),” kata Rohini.

Pemilihan lokasi kampanye dari Jogja, bukan tanpa alasan.  Yogyakarta terpilih sebagai kota dimulainya kampanye ini karena berdasarkan Riskesdas 2013, prevalensi tiga penyakit tidak menular utama, yaitu diabetes, gagal jantung, dan stroke di Yogyakarta menempati peringkat 1 dan 2. Momen ini sangat tepat untuk memulai gaya hidup aktif dan melawan sedentary.

Secara gobal, kurangnya aktivitas fisik diestimasikan menimbulkan  biaya pelayanan kesehatan dalam setahun hingga sebesar $ 54 miliar. Dimana 57% ditanggung oleh sektor publik dan tambahan $14 miliar menyebabkan hilangnya produktivitas.

Dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, “Ayo Indonesia Bergerak” juga menghadirkan kegiatan-kegiatan menarik seperti MoveMax Arena, Cooking Class, dan Fun walk. (*/SM)