38 Siswa SMAN 1 Purbalingga Lolos Jalur SNMPTN

959
Drs Kustomo. (Prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Sebanyak 38 siswa kelas XII  SMAN 1 Purbalingga kini dterima di berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau Jalur Undangan. Tahun pelajaran 2016/2017 lalu, yang diterima  melalui jalur SNMPTN 35 siswa.

“Ya, ada penambahan 3 siswa untuk tahun ini, jadi 38. Secara nasional, jumlah siswa yang diterima lewat jalur SNMPTN memang prosentasenya kecil, karena PTN membatasi kuota mahasiswa yang diterima lewat jalur SNMPTN hanya 30 persen. Hal ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai 50 persen,” ujar Kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs.Kustomo kepada koranbernas.id, Sabtu (21/04/2018).

Untuk diketahu,  pengumunan siswa yang lolos jalur SNMPTN pada Selasa (17/04/2018) sore. Dari 38 siswa kelas XII yang diterima, perinciannya diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) 9 siswa, Institut Teknologi Bandung (ITB) 8, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 9, Universitas Sebelas Maret (UNS) 6, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) 2, Universitas Diponegoro (Undip) 1, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 1, Universitas Negeri Jember (Unej) 1, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) 1.

Baca Juga :  Siswa Sempat Panik, Soal UNBK Baru Bisa Diakses Pukul 09.00 WIB 

Pada tahun 2016/2017 lalu, sambung Kustomo, selain 35 siswa diterima lewat jalur SNMPTN atau undangan, 289 siswa lainnya diterima melalui jalur SBMPTN dan mandiri, serta  33  diterima di perguruan kedinasan, yakni Politeknik Keuangan Negera – Sekolah Tinggi Akuntansi Negera (PKN-STAN).

Kustomo menegaskan, data dari guru Bimbingan Konseling SMAN 1 Purbalingga menyebutkan, siswa tergolong pandai yang masuk kuota 50 persen untuk ikut SNMPTN, tidak tertarik atau tidak mendaftar jalur SNMPTN. Pasalnya, ada ketentuan yang diterima lewat jalur SNMPTN, wajib dimasuki jika diterima.

“Mereka adalah anak-anak yang mantap akan mendaftar ke sekolah kedinasan, seperti PKN STAN, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dan sebagainya,” jelas Kustomo.

Baca Juga :  Tahu Susu Bermanfaat Tangkal Kerusakan Sel

Kustomo berharap, dari 398 siswa kelas XII SMAN 1 Purbalingga tahun 2017/2018 ini, banyak yang diterima melalui jalur SBMPTN, mandiri maupun perguruan  tinggi kedinasan.

“Target kami 75 persen lulusan SMAN 1 Purbalingga tahun ini bisa diterima di PTN maupun sekolah kedinasan. Syukur bisa mendekati 100 persen. Dan dari tahun ke tahun, kami akan terus genjot kualitas lulusan SMAN 1 Purbalingga,” tekad Kustomo. (SM)