400 Jiwa Butuh Air Bersih

414
Bupati Bantul, H Suharsono memimpin droping air di Dusun Saradan, Karangtalun, Desa Wukirsari, Imogiri,Jumat (22/09/2017) sore. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Musim kemarau yang panjang membuat beberapa wilayah di Bantul, utamanya dataran tinggi mengalami kekurangan air bersih. Termasuk mereka yang tinggal di Dusun Saradan, Karangtalun, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri. Sejak beberapa bulan terakhir untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus membeli ataupun mengambil dari sumber air yang lokasinya cukup jauh.

Suwasito Kepala Dusun Saradan mengatakan, jumlah warganya sebanyak 700 jiwa dan yang terdampak kekeringan atau kesulitan air sebanyak 400 jiwa. Warga yang kesulitan air bersih, paling banyak berada di RT 04 karena lokasinya  paling tinggi dibanding RT yang lain. Selain itu wilayah yang sebagian mengalami kesulitan air adalah RT 05 dan RT 06.

“Setiap musim kemarau panjang, warga pasti kesulitan air,”kata Suwasito disela menerima bantuan droping air  dari BPBD Bantul yang dipimpin langsung Bupati H Suharsono, Jumat (22/09/2017) sore.

Sebenarnya warga memiliki sumur bor yang lokasinya agak jauh dari pedusunan. Air dari sumur bor ini, biasanya dialirkan ke rumah warga melalui jaringan pipa. Namun sudah sejak beberapa waktu terakhir, sumur bor tidak bisa difungsikan karena peralatanya rusak dan belum diperbaiki.

Sementara Bupati Bantuk mengatakan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air bisa mengajukan permohonan bantuan ke BPBD Bantul. Sehingga nantinya bisa dilakukan droping kepada mereka.

“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi warga,”katanya. (SM)