50 Hari, 223 Mahasiswa UGM Ini Hidup di Desa

209
Bupati menerima 223 Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM), Senin (25/05/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Sebanyak 223 Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM) diterima oleh Bupati  Sleman, Sri Purnomo di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Kabupaten Sleman, Senin (25/05/2018).

Kordinator Wilayah KKN PPM UGM, Joko Setiyono menyampaikan, bahwa sebanyak 223 mahasiswa peserta KKN PPM UGM yang dilepas dan diserahkan kepada Bupati Sleman memulai kegiatan operasionalnya di wilayah Sleman pada tanggal 23 Juni 2018 sampai tanggal 10 Agustus 2018.

“Adapun KKN sampai saat ini masih menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 di UGM, Jadi tidak ada sarjana S1 UGM yang tidak pernah KKN,” ujarnya.

Joko Setiyono menjelaskan diwajibkannya KKN bagi Mahasiswa UGM merupakan salah satu media pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan di bangku perkuliahan ke lingkungan masyarakat.

Menurutnya, setidaknya terdapat beberapa hal yang bisa diambil dari pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu seluruh mahasiswa peserta KKN mampu menerapkan teori yang didapat saat kuliah dalam kehidupan bermasyarakat melalui program-program yang nantinya akan dibuat serta dilaksanakan.

Selain itu juga mahasiswa dituntut untuk memberikan solusi yang riil bagi permasalahan yang ada di masyarakat.

Dengan begitu, di kehidupan bermasyarakat setelah lulus, seluruh mahasiswa mampu bermanfaat dan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada.

Sri Purnomo beserta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman menyambut baik serta menerima sejumlah mahasiswa yang akan melakukan kegiatan KKN di wilayah Sleman.

“Saya secara pribadi maupun mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman menerima mahasiswa UGM yang akan melakukan KKN di Sleman dan akan diterjunkan ke 6 Kecamatan di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Disampaikan, dengan waktu kurang lebih 50 hari berkegiatan di wilayah Sleman, para mahasiswa KKN-PPM UGM diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan untuk mencoba berkreativitas bekerja bersama-sama masyarakat.

Menurutnya, di desa yang akan menjadi lokasi kegiatan KKN banyak hal yang bisa digali dan memerlukan sentuhan kreativitas para mahasiswa yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

Untuk itu, dengan adanya para peserta KKN PPM UGM di sejumlah lokasi di wilayah Sleman mampu membuat daerah tersebut jauh lebih baik dari sebelumnya. (SM)