50 Penderita Katarak Jalani Operasi Gratis

228
PR PT Sido Muncul Hendrik, secara simbolis menyerahkan bantuan operasi katarak gratis, diterima oleh dr Adi Mulyanto dan disaksikan drg Edy Wibowo.(istimewa)

KORANBERNAS.ID—Sebanyak 50 penderita katarak di wilayah Bantul, Minggu (22/04/2018) menjalani operasi gratis di RS St Elizabeth Ganjuran Bantul. Operasi katarak gratis digelar dalam rangkaian acara peringatan ulang tahun rumah sakit tersebut yang ke-88. Kegiatan ini, merupakan kerjasama antara pihak rumah sakit, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) DIY dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul  Tbk.

Ketua PERDAMI DIY, Drg Edy Wibowo Sp.M mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis seperti ini menjadi salah satu upaya untuk terus menekan kasus katarak di masyarakat.

Dia mengatakan, kasus katarak di Indonesia sangat tinggi. Setiap tahun, setidaknya 1,9 juta orang terkena katarak. Tanpa pengobatan yang memadai, maka angka kebutaan karena kasus katarak dengan sendirinya juga akan meningkat.

Baca Juga :  Teror Sarana Ibadah Jangan Terulang

“Pengobatan katarak tidak jalan lain kecuali operasi. Masalahnya, operasi katarak saat ini masih cukup mahal, sehingga menjadi kendala tersendiri bagi keluarga yang secara ekonomi kekurangan,” kata drg Edy Wibowo disela-sela kegiatan ini.

Ketua Panitia, Drg Sukma Paramastri menambahkan, pasien penderita katarak yang datang mengikuti operasi gratis ini bukan hanya warga Bantul. Diantara mereka ada pasien yang datang dari Riau, Kalimantan dan Cilacap.

“Total yang mendaftarkan diri ada 190 penderita katarak dengan berbagai latarbelakang status sosial,” jelasnya.

Petugas sedang melakukan pemeriksaan awal kepada penderita katarak. (istimewa)

Terpisah, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat menyampaikan, kegiatan operasi katarak gratis ini diharapkan dapat mengurangi angka penderita katarak, khususnya di Yogyakarta dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini juga, masyarakat diimbau untuk menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak adalah sesuatu yang menakutkan. Ini penting, karena satu-satunya  cara untuk sembuh dari katarak, hanyalah dengan operasi.

Baca Juga :  Timsus Polsek Sedayu Ringkus Pencuri Laptop

Operasi katarak gratis Sido Muncul telah dilaksanakan sejak 2011 lalu di 27 provinsi se Indonesia, 211 kota/kabupaten, 236 rumah sakit/ klinik mata di seluruh Indonesia. Total pasien yang telah dioperasi hingga Maret 2018 ini berjumlah 51.110 mata.

Indonesia, saat ini menjadi negara dengan penderita katarak tertinggi di Asia Tenggara, yaitu sebesar 1,5 persen per dua juta penduduk. Dan setiap tahun, 240 ribu orang terancam mengalami kebutaan karena katarak.

“Ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa disembuhkan dengan operasi, juga keterbatasan biaya pengobatan menjadi alas an kami melakukan program operasi katarak gratis ini,” kata Irwan dalam rilisnya. (SM)