Seribu Pohon Ditanam, Untuk Apa?

438
Kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs Kustomo (kiri) dan perwakilan dari Komite SMAN 1 Purbalingga, Drs.Prasetiyo menanam pohon manggis di kompleks SMAN 1 Purbalingga, Kamis (02/11/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Untuk mendukung sebagai sekolah adiwiyata, jajaran dewan guru, karyawan Tata Usaha, Komite sekolah dan seluruh siswa SMA Negeri 1 Purbalingga melaksanakan gerakan penanaman 1000 pohon. Kegiatan ini sekaligus untuk membentuk karakter siswa yang cinta lingkungan.

Penanaman 1000 pohon dilakukan Kamis sore (2/11/2017) di lahan kompleks lapangan 2 di belakang sekolah. Seluruh siswa Klas X, XI dan XII yang berjumlah 1.182 siswa juga jajaran dewan guru,karyawan Tata Usaha dan komite sekolah ikut membaur menanam aneka tanaman.

Ada durian matahari, nangka merah mini, rambutan Binjai, Sawo Jawa,Alpukat, Sirsak, jambu madu, dan belimbing wuluh. Sedangkan Kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs Kustomo,MM maupun komite sekolah yang diwakili Drs. Prasetiyo,masing-masing menanam pohon manggis.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Revisi UU Terorisme Disahkan

“Penanaman pohon ini untuk mendukung sebagai sekolah adiwiyata.Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah,” ujar Kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs Kustomo.

Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar dapat menyadari lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh. Apalagi sekolah itu memiliki lahan seluas 3,5 hektar.

“Sekitar dua setengah hektar akan kami hijaukan,” tandasnya.

Selain menanam tanaman keras, juga ditanam tanaman lain. Untuk kelas X menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga), Kelas XI sayur-sayuran, dan kelas XII tanaman hias. Juga ditebar benih ikan mujair di kolam oleh penggiat ekstra kurikuler Palang Merah Remaja (PMR),Pramuka, Pasukan Pengibar Bendera – Ganesa (Pasga), dan Perhimpunan Pegiat Alam Ganesha Muda (PPA Gasda).

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Tingkatkan Keunggulan Kampus

“Khusus PPA Gasda,juga mengembangkan pengolahan sampah untuk pemupukan tanaman,” tambah Wakahumas SMAN 1 Purbalingga, Rochmatiningsih.

Waka Kesiswaan SMAN 1 Purbalingga, Yuliani menambahkan, setiap siswa ditugasi untuk membawa tanaman sesuai kelasnya masing-masing.

“Selain gerakan penanaman pohon guna mendukung sekolah adiwiyata, juga diadakan penyuluhan kantin sehat oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga.Dan ada lomba majalah dinding antar kelas, lomba membuat puisi, dan lomba mural/melukis dinding, semuanya bertema lingkungan. Ada 36 kelas yang terlibat dalam lomba-lomba ini,” ujar Yuliani.(yve)