75 Guru Sekolah Minggu Ikuti Pengkaderan Pelayanan

220
Guru Sekolah Minggu GKJ se-Klasis Banyumas Utara mengikuti kegiatan Pengkaderan Pelayanan Anak, Jumat (01/06/2018). (Prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID– Sebanyak 75 guru sekolah minggu dari 11 Gereja Kristen Jawa (GKJ) se Klasis Banyumas Utara, Jumat (01/06/2018) mengikuti Pengkaderan Pelayanan Anak , di GKJ Penaruban, Purbalingga. Kegiatan diselenggarakan oleh bidang Pembinaan Warga Gereja (PWG) Klasis Banyumas Utara untuk membekali para guru sekolah minggu, agar lebih kreatif dan menarik dalam mengajar.

Pemateri kegiatan ini, Pdt Dinna Dwi Putranti dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Banyumas.

Ketua PWG Klasis Batara, Pdt Sukarmo mengatakan, sesuai tuntutan zaman, guru Sekolah Minggu GKJ harus berkualitas, agar pelayanan kepada anak bisa menghasilkan anak-anak yang semakin kokoh imannya.

“Mengajar sekolah minggu tidak bisa main-main.Sebab dari sinilah basis iman Kristen awal mulai dibangun,” ujar Sukarmo yang juga pendeta GKJ Arcawinangun, Purwokerto.

Baca Juga :  Abai dengan Hipertensi, Petani Ini Tewas di Sawah

Pemateri Pdt Dinna Dwi Putranti memaparkan, guru sekolah minggu harus kreatif, menarik dan piawai menyelami jiwa anak.

“Kalau gurunya monoton, cara mengajarnya hanya bercerita tanpa alat peraga maupun tanpa gerakan- gerakan, ya membosankan,”ujar Dinna.

Dina Dwi Putranti yang membawakan materi berjudul “Be Smart and Creative” menekankan, pengajaran sekolah minggu yang menarik harus ditunjang penggunaan alat peraga, metode mengajar yang tepat, permainan dan pujian yang kreatif.

“Ciptakan juga suasana yang akrab, nyaman dan menarik antara guru dan anak. Ini penting, agar komunikais terbangun dengan baik,” ujar Dinna Dwi Putranti.(SM)