Ada Beragam Lomba di Hari Kesatuan Gerak PKK

147
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menyerahkan penghargaan kepada kader PKK berprestasi, Jumat (23/03/2018), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Kesatuan Gerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) yang ke-46.

Di antaranya lomba pola asuh anak dan remaja dalam keluarga dengan penuh cinta kasih, lomba UP2K, lomba hatinya PKK.

“Digelar pula lomba pelaksanaan IVA test dan lomba tertib administrasi PKK desa serta seleksi kader desa di 86 desa se-Kabupaten Sleman,” ungkap Ny Mardiana selaku ketua panitia, Jumat (23/03/2018).

Puncak acara peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 Kabupaten Sleman yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman itu juga dihadiri Bupati Sleman Drs H  Sri Purnomo MSI.

Dia diampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo, jajaran Pengurus PKK Kabupaten, perwakilan Tim Penggerak PKK Provinsi DIY, Tim Penggerak PKK Kecamatan, desa dan para kader PKK.

Baca Juga :  Bahaya, Vasektomi karena Faktor Insentif

Rangkaian acara diawali pergelaran tari Parijoto Sinangling yang merupakan ide dari Ketua Tim Penggerak PKK Sleman, Ny Kustini Sri Purnomo. Tarian ini dipersembahkan oleh Sanggar Tari Kembang Sakura binaan Dinas Kebudayaan Sleman.

Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada kader PKK berprestasi tingkat Kabupaten Sleman yang telah mengabdi selama minimal 10 tahun berturut-turut.

Ny Kustini Sri Purnomo, yang membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat mengatakan Gerakan PKK senantiasa berupaya menggerakkan peran serta keluarga-keluarga dan masyarakat secara keseluruhan, agar mereka lebih tahu, lebih mau dan lebih mampu meningkatkan kesejahteraan hidup dan penghidupannya.

Tema peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 kali ini kerukunan dalam keluarga dan lingkungan untuk wujudkan Indonesia damai.

Dengan tema ini diharapkan segenap jajaran PKK secara berjenjang di semua tingkatan senantiasa bahu membahu dengan segenap komponen masyarakat untuk memberikan pemahanan dan kesadaran kepada keluarga-keluarga.

Baca Juga :  Wisatawan Kangen dan Ingin Kembali

“Kondisi aman, nyaman, tenteram dan damai di negara kita ini pada dasarnya dimulai dari keluarga dan lingkungan masing-masing,” ujarnya. (sol)