Ada Kompromi Persetujuan APBD Perubahan 2017

413
Ketua  DPRD Kabupaten  Kebumen Cipto Waluyo SKep Ns menyerahkan  naskah Perda APBD Perubahan  Kabupaten Kebumen kepada Bupati Kebumen HM Yahya Fuad, Kamis (07/09/2017). (humas DPRD Kebumen)

KORANBERNAS.ID — Kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan Pasar Wonokriyo Kota Gombong, memberi jalan kompromi bagi persetujuan anggaran yang ada di Rancangan  Peraturan  Daerah  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD ) Perubahan Tahun anggaran  2017.

Bupati Kebumen HM Yahya Fuad  akhirnya  menandatangani Peraturan Bupati Kebumen  yang mengatur  besaran tunjangan keuangan untuk anggota DPRD Kebumen. Sebagai imbal baliknya, dalam tanda kutip, DPRD Kebumen menyetujui usulan Bupati Kebumen menambah anggaran dana tak terduga sebesar Rp 1,5 miliar, untuk penanganan pasca-kebakaran Pasar Wonokriyo.

Lobi masuknya  mata anggaran inilah yang mungkin menyebabkan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Kamis (07/09/2017) dengan agenda persetujuan  Raperda APBD Perubahan Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2017, mundur sampai tiga jam.

Dalam undangan, rapat paripurna sedianya dimulai pukul 09:00 namun baru dibuka Ketua DPRD Kabupatren Kebumen H Cipto Waluyo SKep Ns pukul 12:00.

Lobi dan kompromi masuknya anggaran untuk legislatif dan eksekutif ini, tidak dibantah oleh Bupati Kebumen HM Yahya Fuad. Saat dikonfirmasi koranbernas.id, Jumat (08/09/2017), dia mengatakan  Pemkab  Kebumen butuh tambahan  anggaran dana tak terduga untuk membangun tempat  penampungan sementara pedagang korban  kebakaran Pasar Wonokriyo.

Dana tak terduga masih tersedia  Rp 1,5 miliar, sedangkan kebutuhan anggaran pembangunan tempat penampungan sementara pedagang sebesar Rp 3 miliar.

“Dalam  politik kan ada kompromi,” kata HM Yahya Fuad. Anggapan dari masyarakat mengenai adanya kompromi untuk menambah anggaran dana tak terduga dan anggaran tunjangan keuangan anggota DPRD Kabupaten Kebumen, tidak terelakkan. Dari situ, muncul isu kompromi legislatif  dan eksekutif.

Dengan tambahan dana tak terduga  yang  masuk Perda APBD Perubahan  tahun anggaran 2017, Pemkab Kebumen segera membangun tempat penampungan sementara pedagang. Pembangunan  diawali  desain bangunan dan tempat,    akan dibuat secepatnya.  Tujuannya supaya pedagang korban kebakaran  bisa segera berdagang di  tempat penampungan sementara.

Persetujuan raperda sempat tertunda, karena Bupati Kebumen HM Yahya Fuad belum menandatangani  peraturan bupati yang mengatur besaran  tunjangan untuk anggota  DPRD Kabupaten Kebumen.  (nanang hartono/sol)