Ada Pasar Lelang Cabai di Dusun Bunder

126
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes meresmikan Bangsal Pasar Lelang Cabai di Dusun Bunder Purwobinangun Pakem, Kamis (06/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Demi upaya meningkatkan nilai jual cabai, Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes meresmikan Bangsal Pasar Lelang Cabai yang beralokasi di Dusun Bunder Purwobinangun Pakem,  Kamis (06/09/2018). Bangsal lelang itu merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI.

Bersamaan dengan acara peresmian dilaksanakan Pelatihan Bimbingan Teknis Pascapanen Cabai oleh Kementerian Pertanian, 6-7 September 2018.

“Di bangsal tersebut petani cabai dapat langsung menjual hasil pertaniannya dan menghindari tengkulak. Petani mendapatkan harga yang sesuai dan menghindari fluktuasi harga,” ujar Sri Muslimatun.

Pasar Lelang Cabai dimaksudkan pula untuk menyatukan penjual cabai satu pintu dan satu harga.

Sedangkan Gapoktan diimbau manjalin kerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian, pengembangan dan inovasi pertanian.

Dia berharap para petani melalui Bimtek Pascapanen Cabai mampu memperdalam ilmu, tidak hanya dunia pertanian tetapi juga perkembangan pasar.

“Sleman mempunyai universitas-universitas unggul, banyak profesor dan peneliti, ayo ajak kerja sama menciptakan inovasi pertanian,” kata Sri Muslimatun.

Seketaris Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Suwandi Aziz, mengatakan pertanian cabai terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2018 sudah mencapai 1.500 hektar.

Para petani Sleman pada 2016 berinisiatif melakukan pemasaran dengan sistem lelang dan semakin berkembang hingga sekarang.

Untuk mempermudah para petani, Suwandi Aziz menjelaskan saat ini terdapat beberapa titik kumpul cabai yakni Tempel, Turi, Ngaglik, Kalasan, Pakem dan Ngemplak.

Setelah petani menyetor di titik kumpul, cabai dibawa ke Pasar Lelang kemudian disortir berdasarkan kualitas dan harga. Lelang dibuka pukul 17:00-21.00. (sol)