Agama Jangan Hanya Dijadikan Gaya Hidup

214
Pawai Taaruf menandai pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kulonprogo, Minggu (18/03/2018). (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kulonprogo tahun 2018 mulai berlangsung. Pembukaan acara tersebut dilaksanakan di Kecamatan Girimulyo, Minggu (18/03/2018), oleh Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo.

Ketua Panitia MTQ Kabupaten Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan, MTQ  dimaksudkan untuk mempertebal keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jangan sampai agama hanya menjadi lifestyle (gaya hidup), jangan sampai beragama kehilangan sifat-sifat Allah SWT,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dimaksudkan pula untuk mendekatkan diri pada Allah SWT sekaligus mewujudkan  nilai-nilai Islam.

Arif menjelaskan pada MTQ kali ini dilombakan 15 cabang putra putri. Peserta total 303 orang berasal dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Kulonprogo.

Harapannya, melalui kegiatan ini dapat dijaring tilawah-tilawah yang andal untuk maju ke tingkat DIY pada April mendatang, yang akan dipusatkan di Bantul.

Baca Juga :  Kekurangan Komputer untuk UNBK, Sekolah Gunakan Laptop
Peserta Pawai Taaruf MTQ Kulonprogo. (sri widodo/koranbernas.id)

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, mengapresiasi pelaksanaan MTQ ini. Sesungguhnya MTQ bukan saja memperlihatkan olah suara namun sumber kebaikan yang mengandung nilai yang sempurna.

“Kepada masyarakat Kulonprogo saya berharap dari Musabaqah Tilawatil Quran diambil isinya untuk melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang sejahtera dan sehat,” pintanya.

Tema MusabaqahTilawatil Quran 2018 di Girimulyo adalah Mewujudkan Revolusi Mental dalam Meningkatkan Nilai-nilai Islam  Rahmatan Lil Alamin.

Pembukaan MTQ ditandai pemukulan bedug. Digelar pula pawai taaruf dimeriahkan penampilan berbagai kesenian. (sol)