Aksi Teror Gereja: Ada Sobekan Uang di Tas Tersangka

4735
Polisi bersenjata lengkap berjaga di depan Gereja Santa Lidwina, Jambon, Trihanggo, Gamping. (Foto: Putut Wiryawan/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Tersangka peneror Gereja Katholik Santa Lidwina, Suliyono, diketahui membawa tas ransel. Menurut sumber-sumber koranbernas.id di dalam tas tersangka ditemukan beberapa dokumen dan uang rupiah yang sudah diseobek menjadi dua bagian. Sobekan uang itu terdiri dari berbagai pecahan nominal seperti Rp 100.000,- dan Rp 50.000,-. Belum diketahui, apakah tersangka Suliyono sendiri yang menyobek uang itu atau orang lain.

Suliyono, warga Krajan Rt. 02 Rw. 01 Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dalam identitas dirinya berstatus mahasiswa. Ia dilumpuhkan dengan senjata api, setelah mengamuk di dalam Gereja Santa Lidwina, Pedukuhan Jambon, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Peristiwa itu terjadi Minggu pagi pukul 07.30 (11/2/18), pada saat umat Katholik melaksanakan misa mingguan. Misa dipimpin Romo Karl Edmund Prier, SJ.

Baca Juga :  Kader Perempuan Mulai Unjuk Diri

Romo Prier, saat berita ini diunggah masih dirawat di RS Panti Rapih, Yogyakarta dan kondisinya semakin membaik dan sadar. Romo Prier terkena sabetan pedang tersangka. Selain Romo Prier, ada dua umat peserta misa juga terluka, yakni Budijono (44), penduduk Perumahan Nogotirto, Gamping dan Martinus Parmadi Subiantara, penduduk Nusupan RT. 002 RW. 028, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping. Korban luka lainnya adalah Aiptu Munir, anggota Polsek Gamping, yang datang ke lokasi dan berusaha membujuk tersangka untuk menyerah. Munir terluka di bagian tangannya.

Tersangka Suliyono, setelah dilumpuhkan petugas dibawa ke RSA UGM di Kronggahan. Setelah cukup dirawat di RSA UGM, Suliyono dipindah rawat ke RS Bhayangkara di Kalasan, Sleman.

Baca Juga :  Nikmatnya Malioboro Tanpa PKL

Ketika berada di RSA UGM, Suliyono dalam kondisi sadar. Ia bahkan sempat menanyakan agama petugas medis yang merawatnya. “Agama kamu apa? Kalau Islam, rawat saya dengan baik-baik,” ujar Suliyono seperti ditirukan petugas dan dikisahkan kepada koranbernas.id.

Sampai Minggu malam, aparat keamanan masih terus mengembangkan kasus ini dan mencari kemungkinan ada tersangka lain yang ikut berada di lokasi kejadian. Termasuk, menyelidiki tentang sobekan uang yang ditemukan di dalam tas tersangka. (iry)