Aliansi Indonesia-Taiwan Tingkatkan Mutu Pendidikan Kesehatan

417
Aliansi TIHE disela MoU di Pascasarjana UMY, Senin (11/9/2017). (tugeg sundjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Universitas Muhammadiyah (UMY) Yogyakarta beserta 17 instansi di Indonesia serta Taiwan membentuk sebuah aliansi bersama. Aliansi tersebut dimaksudkan untuk kerjasama peningkatan pada mutu pendidikan kesehatan di kedua negara.

Instansi yang terdiri dari universitas, perguruan serta sekolah tinggi di Indonesia dan Taiwan tersebut tergabung dalam Taiwan-Indonesia Healthcare Education (TIHE). Pembentukan aliansi itu sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan kualitas hidup masyarakat.

Alinasi itu terdiri dari National Taipei University of Nursing and Health Sciences, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe, Aceh, Hsin Sheng Junior College of Medical Care and Management, Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak, Kalimantan Barat, Cardinal Tien Junior College of Healthcare and Management, Universitas ‘Aisyiah Yogyakarta Yogyakarta, Vanung University dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah.

Baca Juga :  STTA Kembangkan UKM Industri Bambu di Sleman

Selain itu Fooyin University, STIKES Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Hungkuang University; Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Central Taiwan University of Science and Technology, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yuanpei University of Medical Technology, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Sebelas Maret dan Taiwan Center-Indonesia.

“Aliansi ini akan menjadi batu loncatan untuk meningkatkan mutu pendidikan kesehatan di masing-masing instansi,” ujar Hilman Latief PhD, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMY disela penandatanganan MoU (Memorandum of understanding) di Pascasarjana UMY, Senin (11/9/2017).

Menurut Hilman, kesehatan merupakan isu yang penting bagi Muhammadiyah. Karenanya Muhammadiyah yang mempunyai banyak sekali universitas, perguruan dan sekolah tinggi serta rumah sakit Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) berupaya ikut berperan mendidik dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Indonesia Ibarat Ladang Tempat Bertarung Segala Ideologi

“Kebutuhan untuk mengembangkan ilmu kesehatan menjadi penting demi meningkatkan mutu kehidupan. Itulah yang menjadi tujuan dari pembentukan aliansi ini,” jelasnya.

Sementara Nan-Chen Hsieh dari National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS) mengungkan, aliansi tersebut diharapkan melakukan terobosan penting bagi pengembangan ilmu kesehatan. Dengan demikian menjadi kemajuan penting untuk era kita, baik untuk meningkatkan masing-masing instansi maupun dalam menghasilkan generasi yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk masyarakat.

“Aliansi ini menjadi sebuah platform untuk para anggota dalam mengembangkan berbagai kerjasama antar instansi. Kemudian kerjasama yang ditawarkan pun kedepannya tidak hanya terbatas dalam isu-isu kesehatan namun juga dalam bidang lainnya seperti agrikultur dan lainnya,” papar Presiden NTUNHS tersebut. (yve)