Alumni Sekolah Ini Profesor hingga Jenderal

SMAN 10 Yogyakarta Peringati HUT ke-66

2735
Kepala SMAN 10 Yogyakarta Drs Basuki membuka kegiatan lomba musik akustik, Senin (03/09/2018), dalam rangka HUT ke-66 sekolah tersebut. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Sebagai  sekolah berbasis multikultural, SMAN 10 Yogyakarta Jalan Gadean 5 Ngupasan, selama ini telah menghasilkan ribuan alumni. Sebagian dari mereka menjadi orang-orang penting di negeri ini.

“Kita sudah punya wadah alumni, tinggal memantapkan. Ada alumnus yang sudah jadi jenderal dan profesor,” ungkap Drs Basuki, Kepala SMAN 10 Yogyakarta.

Kepada wartawan di sela-sela puncak acara peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-66 yang berlangsung meriah di sekolah setempat, Senin (03/09/2018), dia menyampaikan pihaknya kini berupaya menjadikan sekolah itu berpredikat Adiwiyata.

Melalui sentuhan seni dan budaya, momentum ulang tahun sekolah yang jatuh setiap 1 September ini, para siswa dan siswi diberikan kesempatan berekspresi.

“Di luar dugaan, anak-anak kami ketika diberi kesempatan berekspresi ternyata hasilnya bagus,” ungkapnya didampingi Sekretaris Panitia HUT ke-66 SMAN 10 Yogyakarta, Rinawati SPd.

Pembagian sembako melengkapi acara HUT ke-66 SMAN 10 Yogyakarta. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Basuki mengakui, secara akademik prestasi sekolah yang dipimpinnya memang belum menonjol, setidaknya apabila dibandingkan sekolah lain. Namun demikian, SMAN 10 Yogyakarta justru unggul di bidang non-akademik yakni seni dan budaya.

Itu sebabnya pada acara HUT sekolah tahun ini yang digelar sederhana, diadakan pameran karya seni rupa di aula sekolah. Lagi-lagi, di luar dugaan hasilnya ternyata luar biasa.

“Pameran lukisan ini karya murni anak-anak kami. Dikerjakan hanya dalam waktu tiga hari. Ada 150 karya kelompok dan individual dengan tema budaya Nusantara,” tambahnya.

Pameran seni rupa memeriahkan HUT ke-66 SMAN 10 Yogyakarta. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Dijadwalkan pada 14-16 September 2018 karya-karya tersebut dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dan terbuka untuk umum, sekaligus melengkapi gelaran pertemuan alumni yang dijadwalkan 15 September.

Rinawati menyampaikan, panitia juga mengadakan kegiatan jalan sehat melibatkan guru karyawan komite dan siswa, bakti sosial pembagian sembako sejumlah 600 paket untuk warga sekitar serta PKL Malioboro, lomba hias tumpeng maupun bazar makanan.

Digelar pula lomba musik akustik dan geguritan. Adapun tema HUT kali ini kita wujudkan generasi yang punya kepedulian sosial cita rasa seni dan peduli lingkungan. (sol)