Anggaran Penindakan Korupsi Rp 208 Juta Tiap Perkara

161
Perwira di Polres Kebumen, Selasa (09/01/2018) menandatangani Pakta Integritas. (Humas Polres Kebumen)

KORANBERNAS.ID–Kementerian Keuangan pada tahun 2018 mengalokasikan anggaran untuk penindakan perkara tindak pidana korupsi untuk Polri. Polres Kebumen tahun ini menerima pagu anggaran penindakan tindak pidana korupsi untuk 2 perkara, yang besarnya  Rp 416 juta.

Pagu anggaran penindakan tindak pidana korupsi Rp 208 juta tiap perkara, sama dengan anggaran yang dialokasikan untuk Komisi  Pemberantasan Korupsi. Dengan anggaran sebesar itu diharapkan tim khusus penindakan korupsi, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kebumen bisa melakukan penyelidikan penyidikan perkara korupsi yang besar nilai kerugiannya.

“Jangan perkara membangun gorong-gorong, pelakunya tidak lari jauh,“kata Kepala Bagian Perencanaan Program Anggaran pada Biro Perencanaan dan Pengembangan Polda Jateng  AKBP Yudy Priyono, di Mapolres Kebumen, Selasa (09/01/2018) sore.

Hal itu disampaikan pada sosialisasi Daftar Isian  Penggunaan Anggaran (DIPA ) tahun Anggaran 2018 Polres Kebumen dan penandatangan  Pakta Integritas bagi perwira, serta rencana distribusi anggaran untuk sub satuan kerja di lingkungan Polres Kebumen.

Diungkapka Yudy Priyono, besarnya pagu anggaran yang diterima Polda Jateng dibanding dengan pagu ideal yang direncanakan satuan kerja  di Polda Jateng masih kurang Rp 1 triliun lebih. Pagu ideal yang mencapai Rp 5 triliun  untuk Polda Jateng, ternyata kemampuan  keuangan pemerintah Rp  3,9 triliun lebih.  Sehingga cukup banyak program yang diusulkan  tidak bisa dibiayai pemerintah.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar  mengatakan, anggaran yang dikelola Polres Kebumen tahun 2018 mencapai  Rp 92.559.223.000. Jumlah tersebut turun 1,05  persen dibanding 2017 sebesar Rp 93.543.270.000.

Meski mengalami penurunan, porsi penyerapan anggaran terbesar tetap pada belanja pegawai yang mencapai Rp 68.534.347.000 atau 74,0 persen. Sisanya untuk belanja modal turun menjadi Rp 43.500.000 juta (0,05 persen) yang sebelumnya Rp 277.864.000 dan belanja barang naik 9,19 persen menjadi Rp 23.981.396.000 (25,9 persen). Tahun lalu Rp 21.776.997.

Arief Bahtiar mengungkapkan,  ada satuan kerja yang mendapat anggaran cukup tinggi, seperti Satuan Intelkam yang mencapai Rp 900 juta, sementara ada anggaran untuk  program Polisi Sahabat Anak untuk konsumsi hanya cukup 20 orang.  

 

Baca Juga :  Sidang Perdana PKL Alun-alun Digelar 4 Oktober

Penggunaan anggaran dan kegiatan hendaknya disesuaikan. Polres Kebumen membekali setiap  pengguna anggaran buku saku, yang berisi  program dan anggaran di sub satuan kerja , Polsek dan Satuan di Polres Kebumen. (SM)