Angka Kelahiran di DIY Meningkat

97
Kepala SMAN 1 Banguntapan Bantul dan SMAN 1 Wonosari foto bersama Sri Paku Alam X dan Kepala BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM usai penandatanganan MoU Pojok Kependudukan. (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan, hasil Survai Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) dalam tiga periode survai menunjukkan Total Fertility Rate (angka kelahiran total) di DIY sedikit naik atau mengalami peningkatan.

Ini terekam pada SDKI 2007, 2012 dan 2017 yakni dari 1,8 menjadi 2,1 dan sedikit meningkat lagi menjadi 2,2, meskipun masih di bawah angka nasional yakni 2,4.

Dalam sambutan tertulis pada pembukaan Telaah Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)  DIY semester I 2018 yang dibacakan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X di Inna Garuda Hotel Yogyakarta Kamis (06/09/2018),  gubernur lebih lanjut menyatakan, begitu pula pemakaian alat kontrasepsi modern mengalami sedikit penurunan.

Fauzan Ahmad, juara 1 lomba film pendek dari KKB Kregolan Sleman menerima hadiah. (arie giyarto/koranbernas.id)

Pada SDKI 2012 tercatat 59,6 persen menjadi 57,8 persen pada SDKI 2017. “Gambaran tersebut tidak serta merta menunjukkan melemahnya program KB di DIY. Namun perlu dibarengi dengan upaya mempertahankannya sehingga ke depan capaian KKBPK dapat ditingkatkan,” kata gubernur.

Baca Juga :  Atlet Paralympic Masih Kesulitan Pelatih

Berbicara soal pemakaian alat kontrasepsi di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)  sudah diatur pelayanan KB secara gratis bagi peserta JKN  maupun ketersediaannya.

Gubernur berharap lintas sektor yang bergerak di bidang kesehatan, dokter dan bidan bisa mendukung pelaksanaannya. “Kita perlu melembagakan kembali Norma Keluarga Kecil dalam konteks peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup berkeluarga. Semua dilakukan dengan grand design Pembangunan Kependudukan dan KB DIY sebagai acuannya,” tuturnya.

Penandatanganan MoU Pojok Kependudukan. (arie giyarto/koranbernas.id)

Selain pengarahan dari Gubernur, 290 peserta juga mendapat materi dari Kepala Kantor Perwakilan BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM tentang capaian program semester I tahun 2018.

Dia mengajak seluruh jajaran didukung mitra kerja serta instansi lintas sektoral bekerja sama mencapai hasil terbaik.

Baca Juga :  Kerukunan, Modal Utama Membangun Bambanglipuro

Ada juga materi yang disampaikan para kepala bidang di lingkungan BKKBN DIY secara panel ditambah pengelola Kampung KB Prawirodirjan Yogyakarta.

Seorang peserta tampil sebagai penanggap usai penyajian materi. (arie giyarto/koranbernas.id)

Juara lomba

Pada kesempatan itu diserahkan hadiah kepada para juara lomba cipta film pendek dan lomba cipta jingle guna mendukung pengembangan Kampung KB.

Untuk film pendek juara 1 sampai 3 masing-masing Kampung KB (KKB) Kregolan karya Fauzan Ahmad  Sleman, KKB Trukan karya Ofelia Galuh Citra Gupita Bantul dan KKB 7Tegiri 2 karya Diwinner  Langgeng Pradipta Kulonprogo.

Lomba cipta jingle juara 1 KKB Baran karya Bambang Sugianto Sleman. Juara 2 dan 3 masing-masing KKB Puron karya Dwicahya Maristyan Bantul dan KKB Cokrodirjan karya Djoko Sutrisno Kota Yogyakarta.

Juga dilakukan penandatanganan MoU dengan Kepala SMAN I Banguntapan Bantul dan SMAN 1 Wonosari Gunungkidul tentang adanya Pojok KB di sekolah tersebut.  (sol)