Anissa Meriahkan Ramadan Anda

122
Fashion Show, Sharing Session dan Customer Gathering Griya Muslim Annisa di Grand Aston, Sabtu (19/05/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Memasuki Ramadan 1439 Hijriyah ini, berbagai kegiatan dan acara keagaaman semakin banyak digelar. Untuk mempercantik penampilan, kebutuhan akan modest fashion atau busana muslim pun semakin meningkat.

Karenanya Griya Muslim Annisa yang mengusung brand unggulan DS Modest Fashion menyajikan beragam busana muslim. Dengan tema Golden Feel, busana muslim untuk wanita dan keluarga bernuasan emas, creme dan off-white pun banyak dihadirkan gerai tersebut.

“Busana muslim elegan, feminine look, simple dan clean cut dengan permainan warna soft kami hadirkan di bulan Ramadan tahun ini. Dengan bahan silk, jaquard dan bridal serta lace prada membuat pemakai tetap nyaman dan fashionable,” ungkap Manager Griya Muslim Annisa, Indah Sri Pratiwi disela Fashion Show, Sharing Session dan Customer Gathering di Grand Aston, Sabtu (19/05/2018).

Indah menambahkan, di bulan Ramadan ini, berbagai promo dan penawaran menarik dapat dinikmati para customer. Bahkan member Annisa akan mendapatkan pelayanan istimewa dengan premium treatment.

“Melalui customer gathering yang rutin dilakukan tiap tahun ini, kami berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi pelanggan, ” jelasnya

Direktur Marketing Margaria Group, Annisa Rahma Herdyana menjelaskan, untuk masalah ukuran, para customer Annisa tak perlu khawatir. Griya tersebut meluncurkan member All Size All Shape. Program itu sebagai bentuk keberpihakan, dukungan dan perhatian Annisa pada para muslimah yang bertubuh ektra yang selama ini cenderung dikesampingkan.

“Kelebihan berat badan bukan berarti tidak bisa mengekspresikan keinginan untuk tampil modis, bergaya dan mencoba menampilkan sesuatu yang fresh serta dinamis. Dengan menggunakan perpaduan bahan dan ornamen yang modern serta dinamis maka para muslimah bisa tampil modis” jelasnya.

Orang Tua Jadi Figur Anak

Sementara dalam Sharing Session, psikolog dari JIH, Analisa Widyaningrum yang membahas tanggungjawab orang tua dalam membangun karakter emosional anak mengungkapkan, anak-anak tidak hanya membutuhkan materi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Mereka membutuhkan figur yang baik dari keluarga, terutama orang tua mereka.

“Anak-anak merupakan peniru orang tuanya, karenanya bapak ibu harus menjadi figur dan teladan bagi anak-anaknya,” ungkapnya.

Di era milenial, lanjut Analisa, orang tua harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan anak-anaknya. Tidak sekedar melarang, orang tua perlu mengajarkan misi dan visi yang kongkrit pada anaknya sejak dini.

“Tidak sekedar melarang penggunaan gadget, namun anak perlu diajarkan memanfaatkannya untuk hal-hal positif,” imbuhnya.(yve)