Anne Avantie Tutup Jogja Fashion Festival

819
Penampilan fashion desainer kebaya, Anne Avantie bersama Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi menutup JFF 2018 di Plaza Ambarrukmo, Minggu (25/3/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Fashion desainer kebaya, Anne Avantie menutup gelaran Jogja Fashion Festival (JFF) 2018 di Plaza Ambarrukmo, Minggu (25/03/2018) malam. Mengusung tema “Indonesia Mahardhika, Bunda Anne-sapaan Anne Avantie membawakan 16 karya kebaya terbaiknya.

Yang istimewa, Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi hadir membawakan salah satu outfit karya Anne. Tepuk tangan riuh dari ribuan pengunjung mall tersebut terlihat saat Ariska berlenggak-lenggok di catwalk mengenakan kebaya buatan Anne.

Dalam sesi terakhir Luxurious Line tersebut, Anne menampilkan preview pagelaran ‘Mahakarya 29 Tahun Anne Avantie Berkarya” yang akan digelarnya di Jakarta pada 29 Maret 2018 mendatang.

“Ini menjadi kesempatan bagi saya karena telah sekian lama tidak hadir di Jogja dan ini juga cinta kasih kepada seluruh fans Anne Avantie yang ada di Jogja,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.

Koleksi karya Anne Avantie dalam JFF 2018 di Plaza Ambarrukmo, Minggu (25/03/2018) malam. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Selain Anne, lima lini fashion juga memeriahkan penutupan JFF kali ini. Sebut saja Bianti Butik, Dedi Hertanto dan Anie Wardhana dengan lini Delmora serta Malik & Malika Boutique. Desainer muda Adikarang Samawi dan Okan Sukardi juga hadir dengan Adana Wedding Organizernya serta Eko Tjandra yang mengusung Olanye. Mereka masing-masing menampilkan 16 outfit terbaiknya.

Sehari sebelumnya, Sabtu (24/03/2018) sejumlah desainer dan tenant Plaza Ambarrukmo juga meramaikan JFF kali ini. Centro Department Store misalnya, menampilkan beberapa koleksi outfit milik tenantnya. Centro menghadirkan koleksi ready to wear, baik youth maupun mature collection.(yve)