Antisipasi Teror Bom, Mapolres Periksa Tamu

182
Suasana pemeriksaan tamu di Mapolres Kebumen, Senin (14/5) pagi.(istimewa)

KORANBERNAS.ID –Pasca ledakan bom di tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya, Polres Kebumen memberlakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) baru kepada setiap tamu yang berkunjung di Mapolres Kebumen.

Sebelum ada kejadian di Surabaya, setiap tamu hanya diwajibkan melapor dan meninggalkan kartu identitas diri. Namun sejak Senin (14/5/2018) pagi, setiap tamu diperiksa dengan metal detector. Setelah iolos dari pemeriksaan ini, tamu diwajibkan meninggalkan kartu identitas diri, bisa kartu tanda penduduk atau SIM di ruang piket jaga.

Pemeriksaan setiap tamu dengan metal detector dilakukan 1 regu anggota Pengendalian Masa (Dalmas ) Satuan Sabhara Polres Kebumen. Satu regu anggota Dalmas yang memeriksa setiap tamu dipimpin seorang perwira pertama Polres Kebumen. Hari Senin (14/5) nampak seorang Kepala Unit di Satuan Reskrim Polres Kebumen memimpin 1 regu Dalmas di depan pos penjagaan.

Pengamatan koranbernas.id, meskipun anggota Dalmas membawa senjata laras panjang, suasana pemeriksaan berjalan santai. Angota Dalmas yang memeriksa nampak cukup simpatik. Tidak nampak raut wajah yang tegang. Sehingga tamu tamu merasa tidak terganggu dengan SOP yang “ baru “ ini.

Kepala Bagian Operasi Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu membenarkan ada SOP yang berbeda dibanding sebelum kejadian di Surabaya. Bentuk pemeriksaan sebenarnya bukan SOP baru. Penerapan SOP itu diterapkan dalam status siaga I.

Pelayanan kepada masyarakat, tetap dimulai dengan SOP yang diberlakukan sejak Senin (15/5/2018) lagi. Namun demikian, pelayanan kepada masyarakat, setelah pemeriksaan berjalan seperti biasa. Sebagian besar tamu / masyarakat yang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satuan Intelkam Polres Kebumen (yve)