Asap Rokok Picu Penyakit Mata Katarak

307
Pasien siap menjalani operasi katarak gratis di RSUD Sleman, Minggu (06/05/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Ketua Perdami DIY  Prof dr Suhardjo SU Sp M(K) menjelaskan penderita katarak di suatu daerah tiap tahunnya tumbuh rata-rata 0,1 persen dari total penduduknya.

“Penyakit katarak mayoritas cenderung karena faktor usia,” jelasnya di sela-sela Bakti Sosial (Baksos) Operasi Mata Katarak Gratis, Minggu (06/05/2018).

Selain usia, ada juga faktor lain yang memicu penyakit mata katarak. Di antaranya, diabetes, asap rokok serta infeksi rubela. Sedangkan kontak fisik misalnya terkena pukul pada mata juga bisa mempercepat proses katarak.

“Katarak dapat diantisipasi dengan pola hidup sehat dan cukup gizi seperti protein dan vitamin serta menghindari rokok,” tambah Suhardjo.

Operasi Mata Katarak Gratis kali ini merupakan kerja bareng yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui RSUD Sleman bekerja sama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) DIY serta Industri Jamu dan Farmasi PT Sido Muncul.

Baca Juga :  Koleksi Buah Langka di Bantul Ini Bikin Takjub

Kabid Pelayanan Medis RSUD Sleman drg Ike Senja Rahmadiyani menjelaskan baksos dilaksanakan dua hari, 5-6 Mei 2018.

Pada Sabtu (05/05/2018), pihaknya melakukan skrining terhadap 119 pasien, kemudian diperoleh 39 pasien yang lolos untuk operasi.

“Dalam baksos operasi katarak ini kami mengerahkan 10 dokter spesialis mata dari RSUD Sleman dan Perdami,” kata Ike.

Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes menyampaikan kegiatan yang sudah berjalan ketiga kalinya ini dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman.

Sri Muslimatun mengapresiasi peran Perdami yang turut serta berpartisipasi dalam baksos kali ini. “Harapannya masyarakat merasakan manfaat langsung, kegiatan ini merupakan wujud syukur kita semua atas peringatan Hari Jadi Sleman yang ke- 102, ” kata Sri Muslimatun. (sol)

Baca Juga :  Produk Unggulan SMK Kesehatan Binatama Diminati