ASN Harus Bangga Pakai Mobil Pelat Merah

192
Sekda Sleman Sumadi SH MH menyerahkan kunci kendaraan dinas eks DPRD kepada Kepala Dinas Pendidikan  Dra Sri Wantini MPd. (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sebanyak 44 kendaraan roda empat eks DPRD Sleman dan Kepala Bagian di Sekretariat Daerah kini dipakai oleh jajaran eksekutif.

Secara simbolis, kendaraan bekas dewan itu diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumadi SH MH kepada Kepala Dinas Pendidikan  Dra Sri Wantini MPd di Lapangan Pemda, Jumat (05/01/2018).

Penyerahan ditandai penandatangan berita acara dan penyerahan kunci kontak. Tampak hadir Asekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dra Suyamsih MPd, Asekda Bidang Administrasi Arif Haryono SH, Kepala BKAD Hardo Kiswoyo SE MSi.

Kendaraan eks DPRD dan Kepala Bagian Sekretariat Daerah tersebut diperuntukkan bagi SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Sleman yang belum menerima jatah kendaran dinas. Adapun pemakainya para kepala bidang (kabid) dan lainnya.

Baca Juga :  Ingin Jadi CPNS di Jogja? Harus Kuasai Keistimewaan Kota Ini

Sumadi menyampaikan kendaraan tersebut agar dirawat dan dijaga dengan baik sebagai sarana operasional peningkatan kinerja.

Kendaraan merupakan jati diri pemilik atau pemakainya sehingga harus dirawat sebagaimana merawat dirinya sendiri.

Menurut Sumadi,  kendaraan pelat merah itu jangan diganti pelat hitam. Jika itu dilakukan yang bersangkutan melanggar ketentuan yang berlaku. “Mestinya harus bangga menggunakan kendaraan pelat merah,” tambah Sekda.

Yang jelas kendaraan tersebut masih layak pakai karena sebelum diserahkan terlebih dahulu diservis dan diganti oli.

Apabila ada yang berubah pelat hitam agar dikembalikan seperti semula menjadi merah. Dengan bertambahnya kendaran dinas tersebut kinerja di tahun 2017 bisa ditingkatkan lebih baik lagi di tahun 2018.

Baca Juga :  Buah Segar 400 Kilogram Ludes dalam Sekejap

Hardo Kiswoyo berharap agar perawatan kendaraan dilakukan secara rutin, dan yang lebih penting jangan suka ganti onderdil bahkan menukar onderdil kendaraan tersebut.

“Jagalah martabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berlaku baik.  Untuk perawatan apabila tidak mencukupi agar diajukan pada anggaran perubahan,” katanya. (sol)