Bahagia Anaknya Dipotret Petugas

218
Bupati Bantul Drs H Suharsono meluncurkan mobil layanan e-KTP di Balai Desa Sumberagung Jetis, Rabu (15/11/2017). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORAN BERNAS.ID — Jumari (50) warga Dusun Bakulan Desa Patalan Kecamatan Jetis tampak bahagia ketika anaknya Bustomi Antoni (18) berhasil difoto oleh petugas Disdukcapil Bantul di layanan mobil KTP elektronik yang  diluncurkan Bupati Bantul Drs H Suharsono, Rabu (15/11/2017) siang, di halaman Balai Desa Sumberagung Kecamatan Jetis.

Jumari harus berkali-kali memegangi pundak  dan  wajah Bustomi agar bisa mengarah ke kamera. Akhirnya setelah sekitar 15 menit, petugas bisa mengambil foto Bustomi yang dipangku ayahnya di dalam  mobil. Mengingat Bustomi memang tidak mampu duduk apalagi berjalan.

“Anak saya ini penderita difabel berat. Ada mobil keliling pelayanan E-KTP ini,  kami merasa sangat  terbantu,” kata Jumari kepada koranbernas.id di lokasi.

Dirinya tidak harus antre lama dan jauh-jauh datang ke Kantor Disdukcapil. Juga lebih hemat waktu  karena warga tinggal datang ke layanan e-KTP keliling yang disediakan oleh Disdukcapil.

“Ini adalah pertama kalinya anak saya mengurus KTP dan akan digunakan untuk kepentingan waris. Karena ibunya sudah meninggal empat tahun lalu,” tambahnya.

Seorang difabel mendapat layanan di mobil keliling perekaman e-KTP di Balai Desa Sumberagung. (sari wijaya/koranbernas.id)

Bupati Bantul Drs H Suharsono mengatakan, tahun ini mobil keliling layanan e-KTP baru satu unit. “Pelan-pelan, nanti akan kita lihat di lapangan perkembangan seperti apa. Sekiranya memang banyak yang membutuhkan maka kita tambah di tahun 2018,” katanya.

Mobil layanan  keliling tersebut sangat membantu masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukan. Utamanya kaum lansia dan difabel. Selain e-KTP juga bisa melayani akte kelahiran, surat kematian, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identias Anak (KIA).

“Kalau yang masih  muda-muda ya saya harapkan langsung ke Disdukcapil mengurus surat tersebut. Layanan mobil ini diperuntukkan yang sudah lanjut usia atau difabel. Jujur saya pernah lihat ada seorang ibu menggendong anaknya usia 28 tahun yang difabel untuk mengurus surat di Disdukcapil, kok ati saya itu mak deg. Saya kemudian memikirkan inovasi apa yang sekiranya dibutuhkan masyarakat Bantul. Nah salah satunya dengan layanan mobil keliling ini,”kata bupati.

Pihaknya  juga  sudah memerintahkan semua lurah desa melakukan pendataan terhadap lansia dan juga difabel di desa masing-masing. Dari sana akan dipetakan bantuan apa yang sekiranya dibutuhkan.

Nah bantuan itu di antaranya bisa cair jika pengurusannya menggunakan KTP. Jadi kita luncurkan mobil keliling layanan  hari ini,” katanya.

Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi, mengatakan nantinya mobil tersebut berkeliling ke semua wilayah di Kabupaten Bantul.

”Akan dibuatkan jadwalnya sehingga masyarakat utamanya kaum lansia dan difabel bisa lebih mudah mengakses  layanan Disdukcapil,”katanya. (sol)