Bambang Ditemukan Meninggal  di Kontrakan

86
Bambang Sumbodo SH (64 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakanya Gedongan Baru, Pelemwulung, Banguntapan, Bantul Senin (24/09/2018) siang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID— Bambang Sumbodo SH (64 tahun) ditemukan meninggal di rumah kontrakanya Gedongan Baru III/4 RT 007  Pelemwulung,  Banguntapan, Senin (24/09/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Keterangan yang dihimpun koranbernas.id diketahui pria yang sehari-harinya berwiraswasta itu  ditemukan dalam kondisi meninggal  oleh istrinya , Achadiyati (64 tahun) dan anaknya Triliana Kurniasari (30 tahun). Saat ditemukan kulit tubuh korban sudah mengelupas dan ada lebam. Untuk luka terbuka tidak ditemukan.

Istri korban kepada petugas mengatakan jika pada Minggu 16 September dirinya bersama suami dan anak berangkat ke Semarang untuk mengurus berkas CPNS anaknya. Lalu pada Rabu (19/9/2018) Bambang pulang terlebih dahulu ke Jogja karena ada pekerjaan.

Baca Juga :  Sleman Hasilkan Sampah 534 Ton Per Hari

“Pada Jumat 21 September suami saya telpon dan mengeluh sakit kepala. Saat itu saya anjurkan agar berobat ke dokter,” kata Achadiyati kepada petugas.

Hari berikutnya Achadiyati mengecek kondisi suaminya dengan telpon, namun tidak diangkat. Lalu pada Senin  siang saat dirinya bersama anaknya tiba di rumah kontrakan setelah kembali dari Semarang kaget , karena suaminya ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamarnya.

Sontak keduanya segera menghubungi tetangga dan pemilik kontrakan untuk kemudian diteruskan Polsek Banguntapan. Mendapat laporan tersebut piket fungsi dipimpin Ka SPKT 3 Polsek Banguntapan Aiptu Petrus Murdo Wahyono mendatangi TKP dan segera memasang police lain bersama piket reskrim dipimpin  Aipda Toni Rendro, SH.

Baca Juga :  Sarinto Siap Lakukan Perlawanan. Kenapa?

Tidak berselang lama tim medis Puskesmas Banguntapan 3 dipimpin dr. Umi Mutmainnah, S.S melakukan pemeriksaan luar  dan ditemukan  kulit korabn lebam dan sudah terkelupas. Tidak ada luka terbuka dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan/penganiayaan benda tajam/tumpul.

Begitupun saat tim identifikasi Polres Bantul dan Dokpol Polres Bantul dipimpin oleh Ipda Aulia mendatangi TKP  dan  melakukan olah TKP tidak menemukan tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Diduga korban meninggal karena sakit.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas Desa Banguntapan Aipda Agung Aji W, SH bersama piket fungsi menyerahkan jenazah kepada istri korban untuk dikebumikan. (yve)