Bank BPD DIY Dukung Pasar Tradisional

195
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan tali asih untuk pedagang Pasar Beringharjo, didampingi Dirut Bank BPD DIY Bambang Setiawan. Secara terpisah, di hari yang sama, Bambang Setiawan menyerahkan hewan kurban untuk masyarakat DIY. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Keberadaan pasar-pasar tradisional di Yogyakarta sangat erat kaitannya dengan Keistimewaan DIY. Itu sebabnya, Bank BPD DIY sebagai bank milik Pemda DIY, berkomitmen mendukung keberadaan pasar-pasar tersebut.

“Pasar tradisional beserta seluruh elemennya merupakan bagian dari keistimewaan DIY yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ungkap Bambang Setiawan, Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY saat menghadiri acara Kenduri Rakyat di lantai dasar Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta, Kamis (31/08/2017).

Seperti diketahui, 31 Agustus merupakan tanggal yang istimewa bagi masyarakat DIY karena bertepatan dengan disahkannya Undang-undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY. Memperingati hari istimewa tersebut, Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan menggelar Kenduri Rakyat.

Lebih lanjut Bambang Setiawan menyampaikan, dukungan dari Bank BPD DIY diwujudkan dalam bentuk peningkatan usaha para pedagang pasar, salah satunya di Pasar Beringharjo.

“Dukungan kepada pedagang pasar kami wujudkan dengan memberikan akses perbankan yang mudah dan murah. Kami memiliki produk kredit mikro yang dapat dimanfaatkan oleh para pedangang pasar untuk meningkatkan usahanya dengan syarat yang mudah, proses cepat dan suku bunga kompetitif,” jelasnya.

Menurut dia, pasar tradisional masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekaligus merupakan showroom ekonomi kerakyatan. Layanan-layanan perbankan yang telah disalurkan oleh Bank BPD DIY kepada pedagang pasar antara lain kredit Mikro Makaryo yang merupakan salah satu produk kredit khusus untuk pelaku UMKM.

Selain itu, Bank BPD DIY juga memberikan kemudahan akses melalui seluruh cabang dan kantor layanan yang tersebar di seluruh kecamatan serta melalui aplikasi “BPDDIY-KU” pada smartphone berbasis android.

Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah memanfaatkan dan menggunakan produk serta layanan Bank BPD DIY di mana pun dan kapan pun.

Dalam kesempatan tersebut Bank BPD DIY juga memberikan tali asih kepada pedagang pasar dan buruh gendong yang berusia paling tua.

Hadir dalam acara kali ini Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta GKR Hemas, Ketua Parampara Praja, Mahfud MD, serta masyarakat dan pedagang Pasar Beringharjo.

Salurkan Hewan kurban

Sementara itu, dalam rangka hari raya Idul Adha 1438 H, Bank BPD DIY menyalurkan hewan kurban total 98 ekor senilai Rp 350 juta kepada masyarakat DIY. Hewan kurban tersebut disalurkan melalui kantor cabang Bank BPD DIY yang tersebar di seluruh wilayah DIY, diterima takmir-takmir masjid, pondok pesantren maupun panti asuhan.

Satu ekor kambing diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Bambang Setiawan, Kamis (31/08/2017) di Halaman Kantor Pusat Bank BPD DIY. Selanjutnya hewan kurban tersebut diserahkan ke takmir masjid untuk disalurkan kepada yang berhak menerima.

Bambang Setiawan menyampaikan penyaluran hewan kurban rutin dilakukan oleh Bank BPD DIY tiap tahunnya, kali ini terdiri dari kambing 95 ekor dan sapi 3 ekor. “Hampir setiap tahun kami selalu menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat DIY. Hewan kurban tersebut berasal dari seluruh pegawai termasuk jajaran direksi Bank BPD DIY yang menyisihkan sebagian penghasilannya dan dikelola oleh Badan Amal Zakat Infak dan Sodaqoh (Bazis) Bank BPD DIY” terangnya.

Adapun hewan kurban untuk masyarakat di Kabupaten Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul dan Sleman, disalurkan melalui kantor-kantor cabang Bank BPD DIY dengan rincian kantor cabang Utama 6 ekor kambing, kantor cabang Senopati 5 ekor kambing dan 2 ekor sapi,  kantor cabang Wates 18 ekor kambing, kantor cabang Wonosari 25 ekor kambing, kantor cabang Bantul 21 ekor kambing, kantor cabang Sleman 17 ekor kambing dan 1 sekor sapi, dan kantor cabang Syariah 3 ekor kambing. (sol)