Bank Jateng Borobudur Marathon Lintasi Tiga candi dan Persawahan

225
Para pelari memulai start dalam event Bank jateng Borobudur Marathon 2017. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Menpora Imam Nahrawi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 di halaman Candi Borobudur, Magelang, Minggu (19/11/2017) pagi.

Sebanyak 8.754 pelari Indonesia dan manca negara meramaikan Bank Jateng Borobudur Marathon 2017 dengan tiga kategori yakni 42 Km, 21 Km dan terakhir 10 Km.  Adapun peserta luar negeri itu antara lain dari Kenya sebanyak 51 orang, Malaysia 23 orang, Amerika Serikat 20 orang, Jepang 12 orang, Singapura 12 orang, Belanda 7 orang, India 6 orang. Lalu ada juga dari China, Perancis, Etiopia, Inggris, Australia, Korea Selatan, Azerbaijan, Brasil, Kanada hingga Uganda.

Menpora usai acara menyampaikan terima kasih kepada Bank Jateng  yang sudah berperan untuk menyukseskan acara ini.

“Saya ucapkan selamat sebelumnya kepada Bank Jateng, dan semua pihak yang terlibat dalam acara ini. Menurut saya ini lain daripada yang lain, mulai dari start hingga finish semua berjalan dengan apik, disiplin dan semua nyaman mulai dari pelari hingga penonton,” katanya.

Baca Juga :  Kota Selalu Berjaya Di Renang PORDA

Menteri mengharapkan, acara seperti ini menjadi virus positif bagi seluruh pihak. Sehingga ke depan olahraga lari ini bisa terus berkembang di masyarakat dan bisa menjadi gaya hidup.

“Oleh karena itu saya akan terus mendorong pemerintah daerah, pihak swasta untuk berlomba-lomba menyelenggarakan acara olahraga. Bukan hanya lari, bisa juga bersepeda atau Triathlon,” tambahnya.

Menpora memiliki obsesi untuk menjadikan olahraga sebagai bentuk perdamaian dunia, dan Candi Borobudur ini adalah sebuah karya indah budaya dan simbol perdamaian dunia. “Mari kita semua menggaungkan olahraga termasuk Borobudur Marathon ini sebagai bentuk perdamaian dunia,” ujar Menteri asal Bangkalan Madura ini.

Pada BJBM 2017, peserta menempuh rute yang unik karena melewati pedesaan, persawahan dan tiga candi yaitu Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. BJBM 2017 melombakan tiga kategori, yakni Full Marathon (42 kilometer), Half Marathon (21 kilometer) dan 10 kilometer. Dari tiga kategori itu masih dibagi lagi dalam sub-kategori, yakni Full Marathon Open, Full Marathon Nasional, Half Marathon Open, Half Marathon Nasional, 10K Open, dan 10K Nasional.

Baca Juga :  ISSI Sleman Rencanakan Pembangunan Velodrome

Atlet lari Indonesia, Agus Prayogo mengaku bangga ikut BJBM untuk kelima kalinya. Sebagai putra asli Magelang, menurut dia acara ini menjadi bagian promosi wisata untuk mengangkat kampung halamannya ke luar daerah, bahkan dunia.

“Ini kebanggaan bagi saya sebagai putra Magelang. Semoga makin mendunia, BJBM ini jadi world major seperti Tokyo Marathon. Di sisi lain, juga untuk mengangkat wisata Magelang yang tidak hanya memiliki Candi Borobudur tapi juga alam sekitarnya,” tutur dia. (SM)