Bansos Rastra Diperpanjang Hingga Desember

156
Rastra di Kabupaten Klaten diperpanjang hingga Desember 2018. (Merdeka.com)

KORANBERNAS.ID–Pemerintah Pusat memperpanjang penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk warga sejahtera (rastra) di Kabupaten Klaten hingga Desember 2018.

“Surat dari Dirjen Penanggulangan Fakir Miskin Kementerian Sosial menginstruksikan, bahwa penyaluran bansos rastra diperpanjang hingga Desember,”kata Kabid Sosial Dinas Sosial Klaten, Dewi Krisnawati, Rabu (02/05/2018).

Dewi mengatakan hal itu menanggapi adanya pertanyaan sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Trucuk dan Cawas terkait belum adanya kejelasan pelaksanaan bantuan pangan non tunai (BPBT) yang telah disosialisasikan di wilayah mereka beberapa waktu lalu.

Senada dikemukakan Kepala Bagian Perekonomian Setda Klaten Cahyo Dwi Setyanto. Ditemui terpisah, dia menuturkan bahwa bansos rastra diperpanjang hingga Desember.

Sebelumnya, sejumlah kepala desa di Trucuk dan Cawas mempertanyakan kejelasan program BPNT. Pasalnya beberapa waktu lalu program tersebut telah disosialisasikan di semua wilayah. Dan dalam sosialisasi itu diinformasikan juga jika bansos rastra akan disalurkan hanya sampai alokasi April 2018 sambil menunggu turunnya petunjuk pelaksanaan (juklak) BPNT dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Anggaran Rp 25 Miliar untuk Rehab 2.500 Rumah

Namun setelah bansos rastra alokasi April disalurkan dan kejelasan program BPNT juga belum ada, membuat para kepala desa kebingungan.

“Kami juga bingung kalau ditanya warga. Apakah bansos rastra masih ada atau sudah diganti BPNT. Tapi kalau BPNT mau dilaksanakan, kok belum ada kartu yang dibagian,” tanya Kepala Desa Sajen Trucuk, Agus Yuliantoro.

Alokasi bansos rastra di Kabupaten Klaten tahun 2018 sebanyak 1.092.400 kilogram per bulan untuk 109.240 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 401 desa/kelurahan.  Setiap KPM menerima 10 kilogram beras gratis.

Kepala Gudang Bulog Meger Ceper Klaten Edy Haryono saat dikonfirmasi melalui whatsapp mengatakan jika stok beras di gudang Bulog masih cukup. (SM)

Baca Juga :  Progres Pembangunan 2 Pasar Tradisional Lampaui Target