Banyumas Menyelenggarakan Lomba Permainan Tradisional

127
PERMAINAN TRADISIONAL -- Pemda Kab. Banyumas dalam rangka peringatan 73 tahun Proklamasi Kemerdekaan RI mengadakan lomba permainan tradisional antar-instansi. (Foto: Penrem 071-WK/Koran Bernas).

KORANBERNAS.ID — Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan lomba permainan tradisional, antara lain gandongan, terompah panjang, egrang dan nyunggi tampah. Kegiatan ini untuk memeriahkan HUT Me-73 Kemerdekaan RI dan sekaligus untuk melestarikan khasanah budaya bangsa.

Lomba permainan tradisional ini, digelar Jumat (10/8) di Alun-alun Purwokerto diikuti oleh perwakilan SKPD, TNI, Polri dan instansi yang ada di Kabupaten Banyumas.

Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Edi Purwanto mengatakan, lomba permainan tradisional digelar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam melestarikan olahraga tradisional yang ada, serta menjaganya agar tetap dikenal oleh masyarakat serta wahana untuk menjalin dan mempererat silaturahmi, sinergitas dan soliditas komponen dan elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Banyumas.

Baca Juga :  Tiga Alumni SMAN 1 Purbalingga Raih Penghargaan Internasional
Lomba membawa tampah di atas kepala. (Foto: Penrem 071-WK/Koran Bernas).

“Lomba permainan tradisional ini sebagai bentuk implementasi dalam menjaga permainan tradisional tetap dikenal oleh masyarakat agar tetap eksis dan juga sebagai wahana memperkokoh dan mempererat silaturahmi, sinergitas dan soliditas komponen dan elemen masyarakat di wilayah Banyumas,” katanya

Pelda Dasuki anggota Makorem 071/Wk, koordinator peserta lomba dari Makorem 071/Wk memberikan apresiasi atas terselenggaranta kegiatan tersebut. Dia beraharap lomba seperti ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun dan bila perlu mengundang peserta yang lebih banyak termasuk di dalamnya masyarakat.

“Menurut saya di tengah-tengah kesibukan aktivitas kerja yang padat, kita juga perlu melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini untuk merelaksasikan pikiran dan sebagai ajang merefleksikan khasanah budaya bangsa, agar budaya yang kita miliki ini tidak hilang dan bahkan punah oleh perkembangan zaman. Dan melalui kegiatan seperti ini, selain untuk menyemarakkan hari kemerdekaan RI, juga sebagai wahana menguri-uri budaya bangsa serta sebagai wahana memperkokoh sinergitas dan soliditas sesama anak bangsa guna memperkokoh persatuan dan kesatuan khususnya di wilayah Banyumas ini,” katanya. (*/Penrem 071-WK)

Baca Juga :  Bupati Yahya Fuad Dilarang Laksanakan Tugas