Baru Uji Coba Hasilkan 3 Ton Per Hektar

167
Bupati Temanggung Bambang Sukarno memanen kedelai di Desa Congkrang Kecamatan Bejen. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Pemerintah melakukan uji coba penanaman kedelai di Desa Congkrang Kecamatan Bejen. Hasilnya, petani mampu memanen 3 ton per hektar.

“Tanaman kedelai akan terus kita kembangkan  mengingat hasil uji coba di Desa Congkrang  produksinya mencapai 3 ton per hektar melampui  rata-rata panen nasional yang hanya 1,7 ton per hektar,“ ujar Masrik Amin, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kebumen, Senin (14/08/2017).

Program pengembangan penanaman  kedelai  di Temanggung direncanakan seluas 10.000 hektar yang tersebar di sejumlah Kecamatan. Uji coba penanaman kedelai dilakukan di Desa Congkrang Bejen yang bisa tumbuh subur.

Sedangkan Bupati Temanggung Bambang Sukarno  minta petani  menanam komoditas unggulan agar produksinya banyak sehingga kesejahteraannya meningkat.

Didampingi Wakil Bupati Irawan Prasetyadi SSi M MPar dan pejabat dari Kementerian Pertanian serta pejabat terkait saat menghadiri panen perdana, bupati menyatakan petani era sekarang sudah waktunya  berpikir dan bekerja serius, fokus serta produktif selaras dengan perkembangan teknologi pertanian.

Filosofi itu artinya petani  mesti  berpikir maju   dan terus belajar  bercocok tanam,  selektif memilih jenis tanaman unggul seperti kedelai  yang produksinya mencapai 3 ton per hektar guna menghasilkan uang.

Oleh karena itu pihaknya  menyambut positif upaya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengembangkan kedelai di Desa Congkrang khususnya dan di wilayah Kecamatan lain pada umumnya. Hal ini dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Budi daya  penanaman kedelai  perlu terus dikembangkan di masa mendatang.

Kepala Desa Congkrang, Suyono,  mengatakan  uji coba penanaman kedelai di desa, baru kali pertama dilakukan yang ternyata setelah dipanen hasilnya baik.

Keberhasilan tersebut memacu semangat petani menanam kedelai sebagai tanaman alternatif selain padi dan palawija. Diharapkan dengan beragam komoditas yang ditanam  kesejahteraan petani meningkat. (edy)