Beda Pilihan, Pepabri Tak Boleh Pecah

178
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes menghadiri HUT ke-59 Pepabri di Balai Desa Tirtomartani Kalasan Sleman, Sabtu (22/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID— Menyambut pesta demokrasi 2019, Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes mengimbau Pepabri (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri) sebagai organisasi purnawirawan TNI/Polri tetap menjaga keutuhan organisasi. Meskipun berbeda pilihan namun organisasi tidak boleh pecah.

“Pepabri harus peduli dengan kondisi bangsa dan keutuhan NKRI, Purnawirawan tidak boleh terpecah belah, harus kompak dan jangan mau dipecah belah,” kata Sri Muslimatun saat menghadiri HUT ke-59 Pepabri tahun 2018 di Balai Desa Tirtomartani Kalasan Sleman, Sabtu (22/09/2018).

HUT yang bertema Dilandasi Jiwa dan Semangat Sapta Marga dan Tribata Pepabri tetap Ikut Menjaga Keutuhan NKRI tersebut dihadiri oleh Purnawirawan TNI/Polri se-Kabupaten Sleman.

Baca Juga :  UMP Luncurkan Program S2 Pendidikan Bahasa Inggris

Sri Muslimatun juga berpesan agar mewaspadai berita-berita bohong (hoax) dan lebih mencermati setiap berita yang bermaksud hanya memecah belah.

Masyarakat pun harus ikut membantu menciptakan situasi yang harmonis di lingkungan demi keberlangsungan kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Cermati dan analisa berita yang ujung-ujungnya hanya memecah belah, stop dan putus jangan sampai dibagikan,” tambahnya.

Ketua DPC Pepabri Kabupaten Sleman Kolonel Purnawirawan Karyano mengatakan Pepabri harus ikut berperan sebagai kekuatan moral menghadapi dinamika kehidupan bangsa.

Pepabri merupakan organisasi yang berwatak pejuang, artinya segala sesuatu yang ada di dalam benak pikiran tetap diorientasikan untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Pepabri harus selalu peduli terhadap kepentingan bangsa dan negara,” katanya. (sol)

Baca Juga :  Peneliti Ajak Waspadai Ancaman Perang Proksi