Belajar Dulu Baru Jual ke Obyek Wisata

71
Pelatihan pembuatan suvenir wisata bagi Karang taruna Putra Remaja, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen, Kamis (13/09/2018).(nanang wh/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Dinas Sosial Dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), mengadakan pelatihan pembuatan suvenir wisata bagi anggota Karang Taruna desa wisata. Pelatihan yang diikuti 15 anggota Karang taruna Putra Remaja, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen, dilaksanakan di desa setempat, Rabu-Kamis (12-13/9/2018).

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Penangulangan Kemiskinan Kebumen, Tri Mujiarto mengatakan Desa Karang Duwur dipilih karena beberapa pertimbangan. Seperti memiliki obyek wisata Pantai Menganti yang sedang berkembang sangat pesat. Desa itu juga memiliki potensi pasar wisatawan yang sangat besar.

“Karang taruna putra remaja sudah bekerja sama dengan pengelola obyek wisata pantai menganti,” ujarnya.

Jumlah peserta pelatihan masih sangat sedikit dibanding jumlah anggota KarangTaruna Putra Remaja 200 orang. Anggota karang taruna lain sudah ditugaskan untuk mengatur parkir di obyek wisata.

Baca Juga :  Temukan Penyimpangan Dana Desa, Laporkan

Sementara Kepala Dinsos PPKB Budi Satrio mengatakan, pelatihan ini masih dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Semua kegiatan pembangunan harus dimanfaatkan untuk mengurangi kemiskinan.

“Kami melihat ada peluang dalam pembangunan wisata di Kebumen, sehingga kami langsung melangkah,” kata Budi Satrio

Strategi Penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kebumen dibagi dalam tiga kelompok usia, yakni Young poor, Productive poor dan Aging poor. Pada kelompok Young poor, belum produktif , usia kurang dari 15 tahun, intervensi yang dilakukan dengan investasi sosial, melalui pendidikan dan kesehatan.

Karang Taruna merupakan kelompok produktif, sehingga intervensi yang dilakukan dengan pemberdayaan ekonomi dan sektor riil. Kelompok Aging dengan intervensi pemberdayaan lansia potensial dan Asuhan Lanjut Usia (Aslut).

Baca Juga :  Anak-anak Lebih Mengenal Artis Luar Negeri

Pembekalan anggota karang taruna dengan ketrampilan produksi akan memungkinkan memutus atau mengurangi masalah pengangguran, sekaligus mengurangi urbanisasi. Aspek lain pelatihan akan lebih memanfaatkan sumber daya alam berupa limbahkayu. (yve)