Belum Selesai Dibangun, Taman Jatinom Rusak Karena Ayam

79
Pedagang ayam jago saat berjualan di taman Jatinom yang sedang dibangun. (Massal Gurusinga/koranberas.id)

KORANBERNAS.ID—Pembangunan Taman Jatinom di depan Kantor Lurah Jatinom tidak semulus yang dibayangkan. Ini lantaran di lokasi proyek masih saja dijadikan tempat berjualan ayam jago dan unggas oleh pedagang pada saat pasaran Legi. Bahkan taman yang baru saja ditanami aneka tanaman hias, disana-sini rusak akibat ulah ayam jago sabungan yang dibiarkan berkeliaran oleh pemiliknya.

Seperti yang terjadi Rabu (29/082018) pagi. Pagi itu Kepala UPTD DPU Wilayah Jatinom Joko Harjono bersama pengawas proyek berkunjung ke lokasi proyek sekitar pukul 09:00 WIB.

Sesampainya di lokasi proyek mereka menyaksikan sejumlah pekerja tengah menggarap pekerjaan taman. Di sana ada puluhan pedagang ayam jago tampak berjualan.

Baca Juga :  Pedagang Memilih Bertahan Sampai 2023

Seperti pasaran sebelumnya, pembeli yang bermaksud membeli ayam jago aduan, terlebih dahulu mencoba dengan cara menyabung ayam tersebut dengan ayam lainnya. Pada saat disabung itulah, ayam jago dikeluarkan dari kandang dan bertarung di taman.

Ayam jago yang dilepas itu ada yang berlarian ke taman yang sedang dibangun dan ada juga yang merusak tanaman.

Melihat kejadian itu, Kepala UPTD DPU Jatinom Joko Harjono pun terkejut.

Padahal sebelum pembangunan dimulai beberapa waktu lalu telah dilakukan sosialisasi kepada para pedagang. Namun kenyataannya para pedagang tetap saja tidak menghiraukan kondisi taman.

“Lha mau bagaimana lagi pak. Dari dulu kami sudah berjualan di sini. Kalau dipindah ke tempat lainpun belum tentu laku. Istilahnya disini pulung untuk kami berjualan,”kata beberapa pedagang.

Baca Juga :  Terbentuk FKP PDAM, Pelanggan Boleh Sedikit Lega

Meski demikian kata mereka, pembangunan taman tetap diperhatikan. Namun jika ada ayam yang sampai merusak fasilitas tetap dihalau dan dimasukkan kandang lagi.

Para pekerja proyek juga tidak bisa berbuat banyak dan tidak bisa melarang pedagang berjualan ayam di sana. Namun mereka juga menyesalkan jika ada ayam yang merusak taman dan tanaman.

“Ini yang kami khawatirkan. Apalagi sampai ada tanaman yang rusak. Pekerjaan ini belum rampung. Kalau ada yang rusak otomatis kami perbaiki lagi,” ujar mereka. (SM)