Bendera Raksasa Berkibar di Perumahan MBR Godean Jogja Hills

375
Direktur Utama PT Dewi Sri Sejati, Alim Sugiantoro, mengibarkan bendera raksasa di tebing perumahan Godean Jogja Hills. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Bendera Merah Putih raksasa, berkibar di kompleks Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Godean Jogja Hills, di Jering, Godean. Sang Saka sudah berkibar sejak 16 Agustus 2018, atau menjelang malam tirakatan, atas inisiatif warga penghuni Godean Jogja Hills dan masyarakat.

Bendera dipasang, persisnya di tebing kompleks perumahan sejak  sebelah barat. Warga penghuni perumahan, bahu membahu bersama warga sekitar memasang bendera ini dengan dukungan pihak pengembang PT Dewi Sri Sejati.

 

Salah seorang warga perumahan mengatakan, pengibaran bendera raksasa ini adalah bagian dari giat peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73. Untuk memasang bendera berukuran panjang 49 meter dan lebar 6 meter ini, bukanlah hal yang mudah. Terlebih pemasangannya memilih tempat di atas bukit.

“Tapi kami sudah bertekad ingin memasang Merah Putih di atas bukit sana. Dan benderanya pun kami buat yang ukuran super besar. Biar kelihatan dari jauh, mengingat kompleks ini begitu luas,” kata seorang warga.

Bagi pihak pengembang, inisiatif warga perumahan dalam memperingati Hari kemerdekaan RI ke-73, dan semangat gotong royong mereka dengan warga sekitar perumahan, merupakan hal yang patut diapresiasi.

Ini menunjukkan kalau perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah ini diterima baik oleh warga. Dan warga penghuni perumahan juga mambaur dengan masyarakat sekitar.

“Kami mengapresiasi semangat warga yang sebenarnya baru saja mulai menempati rumah mereka. Kami juga berterimakasih atas dukungan warga di sekitar perumahan yang menerima dengan baik perumahan ini dan menerima warga perumahan. Kami sangat berharap ke depan semangat gotong royong dan saling mendukung akan terus berkembang antara warga perumahan dengan warga desa di sekitar,” kata Direktur PT Dewi Sri Sejati Alim Sugiantoro dalam rilisnya.

Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, pihak pengembang langsung melanjutkan pembangunan unit-unit rumah bersubsidi di kompleks Godean Jogja Hills, setelah mendapat Izin Pemanfaatan Tanah (IPT) dari Pemkab Sleman.

Pada pembangunan tahap pertama, sebanyak 200 unit sudah dirampungkan. Selanjutnya, pihak pengembang saat ini mulai membangun unit-unit baru untuk mengejar target 600 unit rumah baru bersubsidi di akhir 2018.

“Target kami, akhir tahun 2018 seluruh rumah yang sudah terjual sebanyak 600 unit, bisa kita serahterimakan kepada konsumen dan langsung ditempati,” kata Alim.

Proses pembangunan MBR Godean Jogja Hills oleh pihak pengembang dipercepat, setelah sebelumnya sempat tertunda karena perizinan. Tapi setelah pihak pengembang dapat meyakinkan Pemkab Sleman terkait dengan hal-hal teknis terutama menyangkut keamanan dan lingkungan, izin akhirnya diterbitkan.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemkab Sleman terhadap program rumah subsidi di Sleman. Dukungan ini akan sangat berarti untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah subsidi di Sleman. Setahu saya, baru kami yang dapat membangun rumah subsidi di Sleman. Bahkan proyek rumah subsidi kami ini dinilai menjadi yang terbaik secara nasional,” kata Alim melanjutkan.

Seorang warga perumahan, Rangga, mengatakan, sudah lama menunggu kesempatan mendapatkan rumah murah di Sleman. Di tengah meroketnya harga tanah di DIY khususnya wilayah Sleman, dibangunnya perumahan bersubsidi di wilayah Godean ini, langsung mendapat respon positif dari konsumen.

“Saya bersyukur menjadi salah satu yang dapat kesempatan untuk memiliki rumah di sini. Jadi begitu rumah jadi, saya langsung minta izin untuk menempati,” katanya. (SM)