Berbahaya, Asupan Kalsium Masyarakat Masih Rendah

192
Prof Dr Ir Chatarina Wariyah, MP membacakan pidato Pengukuhan Guru Besar di kampus Universitas Mercu Buana, Rabu (22/11/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali melaksanakan pengukuhan guru besar. Pengukuhan Guru Besar untuk Dosen Teknologi Hasil Pertanian UMBY, Dr  Ir  Chatarina Wariyah, MP berlangsung di Ruang Seminar Kampus 1 UMBY. Pengukuhan ini disaksikan oleh Koordinator Kopertis Wilayah V, Pengurus Yayasan Wangsamanggala, para senat UMBY, para Guru Besar perguruan tinggi lain, keluarga besar Prof Wariyah, civitas akademika UMBY, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya.

“Saya mengambil judul Pemenuhan Kebutuhan Kalsium melalui Konsumsi Pangan Pokok dalam pidato ini dikarenakan kenyataan saat ini asupan kalsium masyarakat di Indonesia tergolong rendah,”ungkap Prof Wariyah dalam pidato pengukuhan Guru Besar, Selasa (21/11/17).

“Rata-rata asupan kalsium masih kurang dari 300 mg perorang perhari. Padahal yang dianjurkan sebanyak 1000-1200 mg perorang perhari. Di Indonesia sangatlah penting mengembangkan pangan pokok khusus beras dan pangan pokok lainnya sebagai sumber kalsium yang dapat diterima, terjangkau, dan dapat memenuhi asupan sesuai anjuran,” tambah Prof Wariyah.

Lebih lanjut, dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan kalsium sesuai angka kecukupan gizi sesusai dengan anjuran mutlak dilakukan, mengingat tingkat morbiditas yang tinggi akibat defisiensi kalsium.

“Untuk itu sekarang waktunya kita kembangkan produk beras berkalsium,” katanya.

Rektor UMBY, Dr Alimatus Sahrah, M.Si MM dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Prof Wariyah, yang saat ini merupakan Guru Besar ke-2 dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dan juga kedua yang lahir dari UMBY.

“Semoga prestasi Prof Wariyah ini memotivasi dosen-dosen lain untuk segera mengejar jabatan akademik yang lebih tinggi yang pada akhirnya akan berpengaruh positif pada akreditasi institusi,” ujar Alimatus Sahrah.

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah V, Dr Ir Bambang Supriyadi, CES DEA., mengungkapkan, jumlah profesor di Kopertis Wilayah V Yogyakarta masih minim.

Baca Juga :  Ini Pesan Rektor UKDW untuk Wisudawan

“Dari 6000-an dosen di Kopertis Wilayah V Yogyakarta, Prof Dr Ir Chatarina Wariyah, MPmerupakan profesor ke-51-an di Kopertis Wilayah V yang berasal murni dari dosen tetap yayasan,” jelas Bambang Supriyadi.

Diingatkan, perguruan tinggi sangat membutuhkan peran para profesor, khususnya dalam riset dan keilmuan. Diakui banyak orang yang kadang-kadang menilai tahapan seleksi kepangkatan profesor di Kopertis Wilayah V Yogyakarta agak sulit.

“Kopertis justru terus mendorong agar lebih banyak lagi dosen Kopertis Wilayah V yang bisa mencapai jabatan profesor. Koreksi dari pihak Kopertis merupakan tahapan seleksi yang harus dilalui dosen yang ingin menjadi profesor,” ungkap Bambang.

Acara pengukuhan akhirnya diakhiri dengan doa bersama dan jabat tangan ucapan selamat dari pimpinan dan tamu undangan kepada Prof Wariyah dan beramah tamah. (*/SM)

KORANBERNAS.ID–Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali melaksanakan pengukuhan guru besar. Pengukuhan Guru Besar untuk Dosen Teknologi Hasil Pertanian UMBY, Dr  Ir  Chatarina Wariyah, MP berlangsung di Ruang Seminar Kampus 1 UMBY. Pengukuhan ini disaksikan oleh Koordinator Kopertis Wilayah V, Pengurus Yayasan Wangsamanggala, para senat UMBY, para Guru Besar perguruan tinggi lain, keluarga besar Prof Wariyah, civitas akademika UMBY, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya.

“Saya mengambil judul Pemenuhan Kebutuhan Kalsium melalui Konsumsi Pangan Pokok dalam pidato ini dikarenakan kenyataan saat ini asupan kalsium masyarakat di Indonesia tergolong rendah,”ungkap Prof Wariyah dalam pidato pengukuhan Guru Besar, Selasa (21/11/17).

“Rata-rata asupan kalsium masih kurang dari 300 mg perorang perhari. Padahal yang dianjurkan sebanyak 1000-1200 mg perorang perhari. Di Indonesia sangatlah penting mengembangkan pangan pokok khusus beras dan pangan pokok lainnya sebagai sumber kalsium yang dapat diterima, terjangkau, dan dapat memenuhi asupan sesuai anjuran,” tambah Prof Wariyah.

Baca Juga :  Mikroalgae Melimpah, Yogyakarta Kaya Energi Terbarukan

Lebih lanjut, dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan kalsium sesuai angka kecukupan gizi sesusai dengan anjuran mutlak dilakukan, mengingat tingkat morbiditas yang tinggi akibat defisiensi kalsium.

“Untuk itu sekarang waktunya kita kembangkan produk beras berkalsium,” katanya.

Rektor UMBY, Dr Alimatus Sahrah, M.Si MM dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Prof Wariyah, yang saat ini merupakan Guru Besar ke-2 dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dan juga kedua yang lahir dari UMBY.

“Semoga prestasi Prof Wariyah ini memotivasi dosen-dosen lain untuk segera mengejar jabatan akademik yang lebih tinggi yang pada akhirnya akan berpengaruh positif pada akreditasi institusi,” ujar Alimatus Sahrah.

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah V, Dr Ir Bambang Supriyadi, CES DEA., mengungkapkan, jumlah profesor di Kopertis Wilayah V Yogyakarta masih minim.

“Dari 6000-an dosen di Kopertis Wilayah V Yogyakarta, Prof Dr Ir Chatarina Wariyah, MPmerupakan profesor ke-51-an di Kopertis Wilayah V yang berasal murni dari dosen tetap yayasan,” jelas Bambang Supriyadi.

Diingatkan, perguruan tinggi sangat membutuhkan peran para profesor, khususnya dalam riset dan keilmuan. Diakui banyak orang yang kadang-kadang menilai tahapan seleksi kepangkatan profesor di Kopertis Wilayah V Yogyakarta agak sulit.

“Kopertis justru terus mendorong agar lebih banyak lagi dosen Kopertis Wilayah V yang bisa mencapai jabatan profesor. Koreksi dari pihak Kopertis merupakan tahapan seleksi yang harus dilalui dosen yang ingin menjadi profesor,” ungkap Bambang.

Acara pengukuhan akhirnya diakhiri dengan doa bersama dan jabat tangan ucapan selamat dari pimpinan dan tamu undangan kepada Prof Wariyah dan beramah tamah. (*/SM)