Berbahaya, Jalan Kawasan Industri Piyungan Rusak dan Berlubang

587
Kawasan Industri Piyungan Bantul. Akses jalan di kawasan ini rusak dan berlubang sehingga membahayakan pengendara motor. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Anggota DPRD Bantul, H Setiya, merasa prihatin mengetahui kondisi infrastruktur di Kawasan Industri Piyungan (KIP).

Anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Piyungan dan Banguntapan ini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul lebih serius mempersiapkan kawasan industri.

“Keseriusan ini penting agar kawasan industri segera berjalan dan memberikan ungkitan ekonomi bagi masyarakat Bantul,” ujarnya, Selasa (27/02/2018).

Lebih jauh, bapak lima anak ini meminta bupati beserta jajarannya lebih memperhatikan infrastruktur yang ada di wilayah tersebut.

“Saya jumpai banyak sekali jalan berlubang di sekitar Kawasan Industri Piyungan. Lha, kalau ada investor mau melihat lahan,  kan nggak nyaman banget. Terkesan pemda kurang serius menyiapkan infrastrukturnya,” kata dia.

Apalagi, jalan-jalan yang berlubang-lubang tersebut selama ini juga dijadikan akses utama mobilitas warga sekitar Kawasan Industri Piyungan, mulai dari Ngijo, Jombor, Jasem, Jolosutro, Prayan dan sekitarnya. “Jalan tersebut juga akses antar-kecamatan Piyungan, Dlingo dan Pleret,” ungkap Setiya.

Baca Juga :  Umat Kristen Rayakan Pentakosta dalam Nuansa Jawa
Kerusakan jalan di Kawasan Industri Piyungan terlihat sangat parah.(istimewa)

Wargito, warga Jolosutro mengatakan, akses jalan yang melintasi Kawasan Industri Piyungan sudah cukup lama dalam keadaan rusak dan banyak lubang yang cukup dalam. Bahkan tidak jarang terjadi kecelakaan. Dia bersama warga sekitar berharap pemerintah segera turun tangan memperbaikinya.

“Kami kalau terlambat membayar pajak, langsung kena denda. Lha ini jalan yang mestinya dibangun dan dipelihara dengan uang pajak, sudah cukup lama rusak belum ada perbaikan,” kata dia.

Karena dirasa membahayakan, warga kemudian berinisiatif menambal beberapa bagian yang berlubang supaya tidak mencelakai pengendara motor maupun sepeda.

Menanggapi keluhan warga, H Setiya, anggota dewan dari Fraksi PKS ini berharap pemda segera melakukan perbaikan jalan tersebut.

Baca Juga :  Hasto Tegaskan Tak Ingin Jadi Penonton Bandara

“Karena ada dua fungsi sekaligus, untuk warga masyarakat dan pelaku industri yang akan menanamkan usaha di Kawasan Industri Piyungan,” jelasnya.

Dia sepakat, jika KIP sudah berjalan sudah pasti akan terbuka kesempatan kerja bagi warga Kabupaten Bantul, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lha kalau infrastrukturnya bermasalah seperti itu, jangan-jangan pengusahanya balik kanan, tidak jadi berivestasi di Bantul,” tandasnya.

Mestinya, Unit Reaksi Cepat Dinas Pekerjaan Umum bisa langsung diperintah memperbaiki jalan-jalan yang berlubang, khususnya di area Kawasan Industri Piyungan, karena memiliki nilai ekonomis tinggi. “Saya tunggu respons cepatnya,” kata H Setiya. (sol)