Bermain di Embung, Dua Bocah tewas Tenggelam

432
Petugas melihat TKP anak tenggelam di Embung Julantoro Dusun Karangnongko RT 08 Desa. Panggungharjo, Kec Sewon, Bantul, Senin (30/04/2018) siang (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sebuah peristiwa tragis menimpa Yohara bocah 8 tahun warga Karangnongko RT 09, Desa Panggungharjo,Kec Sewon, Bantul yang meninggal dunia akibat tenggelam di dalam embung Julantoro, tidak jauh dari rumah korban. Selain itu temanya bernama Muhammad  Iyam Ramadhan yang kondisinya sempat kritis dan dilarikan ke RS juga meninggal selang satu jam kemudian, , ternyata nyawanya tidak berhasil diselematkan. Kedua pelajar SD itu meninggal hanya berselang jam saja.

Dari keterangan yang dihimpun koranbernas.id diketahui kalau siang sekitar jam 11.00 WIB ada 7 anak yang berniat memancing, menebar jaring  dan bermain di seputaran  embung. Nahas  saat Muhammad Iyam Ramadan berniat mencari ikan dengan jala, terpeleset dan terjebur ke dalam embung yang memiliki kedalaman sekitar 2 meter. Melihat temannya tenggelam Yohara bermaksud menolong, namun karena tidak  bisa berenang akhirnya ikut tenggelam dalam embung tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Siapkan Jaringan FO, Kecuali Lendah dan Girimulyo

Sontak lima teman  lainnya berteriak minta tolong dan warga berdatangan ke lokasi termasuk  Cahyo (11 tahun) yang kemudian berhasil mengangkat Iyam dalam kondisi kritis. Sementara Yohara ditemukan dalam kondisi meninggal oleh ayah kandungnya Kastowo yang datang ke lokasi begitu mendengar anaknya tenggelam. Kedua korban di larikan ke RS khusus bedah ring road selatan.

Namun upaya pertolongan kepada Iyam yang dipimpin dokter Ari Kamal Firdaus  tidak membuahkan hasil. Kendati sudah melalui proses bedah untuk mengeluarkan cairan yang masuk ke dalam tubuh bocah malang tersebut, namun nyawanya tidak tertolong.

Saksi mata Surawati (42 tahun) warga sekitar embung kepada petugas mengatakan menjelang dhuhur dirinya mendengar anak-anak berteriak karena ada dua anak tenggelam. Saat itu dirinya bergegas datang ke lokasi  dan setelah tahu apa yang terjadi  selanjutnya meminta pertolongan warga sekitar.

Baca Juga :  Selama 14 Hari Polisi Turun ke Jalan. Ada Apa ?

Pihak kepolisian dari Polsek Sewon dipimpin Kapolsek Kompol Subadi segera mendatangi lokasi dan mengamankan TKP.  Selanjutnya petugas melakukan korrdinasi juga dengan pihak rumah sakit tempat kedua korban dilarikan..

“Memang di lokasi Embung ada pengaman besi dengan ketinggian  1,5 meter namun ini masih memungkinkan anak bisa menerobos masuk,”kata Kapolsek.  (yve)