BI Bantu Sekolah yang Kesulitan Air

233
Kepala BI DIY Budi Hanoto di SD Kaliandong. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bank Indonesia (BI) Kamis (24/08/2017)  menyalurkan bantuan sarana penyediaan air bersih di Nanggulan Kulonprogo.  Bantuan itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan tower penampungan air,  untuk  dua sekolah dasar (SD) yang sering mengalami kesulian air bersih yaitu  SD Kaliandong dan SD Kalimanggis Desa Donomulyo.

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Budi Hanoto, menjelaskan bantuan ini merupakan bagian dari program Dedikasi untuk Negeri yang digelar secara nasional sesuai kebutuhan tiap daerah.

Sarana dan prasarana (sarpras) tower  air bersih ini merupakan usulan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo. “Di sini kami berikan dana untuk perbaikan dan pembangunan sarpras air bersih serta saluran limbah karena saat kemarau air sering kurang lancar,” kata Budi seusai peresmian bantuan di SD Kaliandong.

Bantuan tersebut nilainya  Rp 20 juta per sekolah, meliputi  pekerjaan pembangunan tower air berikut tandon serta perbaikan sistem pengolahan limbah.

BI, lanjutnya,  siap menyalurkan bantuan di lain tempat jika ada permintaan dari pemerintah daerah maupun masyarakat. “Kalau ada proposal masuk, nanti kami survei dan langsung realisasi setelah anggaran cair,” kata Budi.

Kepala SD Kaliandong Donomulyo Nanggulan, Sumiyati, menyatakan  pembangunan sarana prasarana air bersih dari Bank Indonesia dinilai sangat membantu pihak sekolah. Dengan semakin tingginya tower air, pasokan air bersih untuk kebutuhan sekolah lebih lancar.

Pasokan air sering terganggu saat musim kemarau. Air di dalam sumur semakin menyusut sedangkan aliran air dari tandon lama tidak mampu mencapai keseluruhan instalasi keran di sekolah tersebut, disebabkan letak tandon yang kurang tinggi.

“Kalau satu keran dibuka, keran lainnya tak bisa mengalir keluar airnya. Jika sudah ditinggikan begini airnya jadi lebih lancar. Kami sangàt berterima kasih atas bantuan ini,” kata dia.

Tandon yang lama tingginya hanya dua meter, dengan bantuan BI ditinggikan menjadi 5 meter. Kapasitas tandon juga lebih besar. (wid/sol)