Bimtek TOSS TB Diharapkan Bisa Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

158
Bupati Sleman, Sri Purnomo mengajak toos TB. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) “Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis” (TOSS TB) bagi Saka Bhakti Husada dengan menggelar Perkemahan Sabtu dan Minggu 24-25 Maret 2018 di Bumi Perkemahan Pancoh, Girikerto, Turi, Sleman.

Kegiatan yang diikuti 60 peserta ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia yang diperingati setiap tanggal 24 Maret.

Kepala Dinkes Sleman, Nurulhayah mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk memberikan pengetahuan pada remaja mengenai TB dan bahayanya.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, Saka Bhakti Husada sebagai Kader Kesehatan Remaja dapat  mensosialisasikan TB pada kader sebaya di sekolah dan Pramuka sehingga dapat membantu memutus mata rantai penularan TB,” kata Nurulhayah, Sabtu (24/03/2018).

Baca Juga :  Ada Hadiah Cokelat untuk Pelajar

Menurutnya, pencegahan dan pengendalian TB di Kabupaten Sleman sampai tahun 2017 dengan indikator penemuan TB  target 1.154 kasus ditemukan 844 kasus atau 73,14%. Sedangkan keberhasilan pengobatan tercapai 727 kasus atau 87,1% dengan target 90%. “Keberhasilan pengobatan TB adalah penderita yang sembuh dan mendapatkan pengobatan lengkap,” jelasnya.

Nurulhayah juga menegaskan bahwa diperlukan komitmen dan upaya masif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak dan upaya pencegahan penularan TBC. Pasalnya, sebagian besar pasien TB berada di kelompok usia produktif, yaitu 15-55 tahun.

“Penyakit TBC 50% menyerang paru-paru, sedangkan 15% menyerang bagian tubuh lain di luar paru-paru. Penyakit ini ditularkan melalui bakteri Mycobacterium tuberculosis melalui udara seperti batuk dan bersin,” jelas Nurulhayah.

Baca Juga :  Waspada, Jamu ”Mbah Joyo”  Dipalsukan

Permasalahan yang dihadapi Dinkes Sleman dalam melakukan pengobatan bagi pasien TB antara lain yaitu penderita yang pindah keluar wilayah DIY. Pasien pengobatan yang pindah tersebut tidak terlaporkan kelanjutan pengobatannya dan berhenti pengobatan karena ketidakpatuhan minum obat serta memilih pengobatan alternatif.

Selain mengadakan Bimtek, Dinkes Sleman pada tanggal 7-20 Maret 2018 juga telah melakukan kegiatan Ketuk Pintu oleh petugas TB Puskesmas. Kegiatan dilaksanakan oleh petugas dari 25 Puskesmas dengan sasaran 2 penderita TB positif dan 5 rumah disekitar penderita untuk mencari suspek dan melakukan edukasi tentang penyakit TB. (SM)