BNNK Tangkap Pengedar Narkotika

237
Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita menunjukkan barang bukti narkotika. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung berhasil menangkap orang  yang diduga  melakukan penyalahgunaan dan peredaran narkotika golongan I jenis Amfetamina (sabu) dan Metamfetamina (ganja) di wilayah Temanggung.

Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita, Senin (11/12/2017) mengatakan,  kasus itu bermula adanya  informasi dari masyarakat beberapa hari lalu, kemudian melakukan penyelidikan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui proses penyelidikan serta berdasarkan data dan fakta yang cukup, BNNK Temanggung melakukan proses penangkapan terhadap RHW (29).

Warga Banyutarung Kelurahan Temanggung II Kecamatan Temanggung itu ditangkap di rumahnya Senin (11/12/2017), kemudian dilakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa dua bungkus kecil narkotika jenis sabu dengan berat 0,528 gram dan 0,646 gram.

Baca Juga :  Setelah Jogja, Keraton Solo pun Dibidik

Selanjutnya ditemukan satu bungkus kecil yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat 1,353, juga satu bungkus paper (kertas tipis), satu unit timbangan digital, serta 55 lembar plastik klip kecil putih transparan.

Setelah dilakukannya pemeriksaan  di kantor BNNK Temanggung, RHW kini statusnya dinaikan menjadi tersangka tindak pidana narkotika.

Penyidik menemukan bukti kuat RHW merupakan mantan narapidana Lapas Narkotika Magelang yang saat itu menjalani hukuman lima tahun penjara.

Tersangka dapat dijerat dengan Undang–undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 111 ayat 1 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Serta Pasal 114 ayat 1 dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Sampai saat ini BNNK Temanggung masih terus melakukan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bekas Bangsal VIP Jadi Tempat Perawatan ODGJ

“Untuk perkembangan lebih lanjut, kita masih melakukan penyelidikan. Dari hasil interogasi, sabu ini didapatkan asalnya Magelang tapi akan kita dalami lagi Magelang atas nama siapa sudah kita dapatkan, kita tinggal melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Renny.

Renny juga berharap dapat bekerja sama dengan BNNP Jawa Tengah untuk dapat mengungkap kasus yang ada di Magelang. (sol)