Bregada SMSR Jogja Pukau Wisatawan di Malioboro

1032
Aksi pelajar SMSR Yogyakarta saat mengikuti event Festival Bregada Nusantara 2018 di Malioboro, Minggu (23/09/2018) pagi. (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Para pelajar Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta (SMKN 3 Kasihan Bantul) berhasil memukau wisatawan tatkala tampil pada event Festival Bregada Nusantara 2018 yang berlangsung di kawasan wisata Malioboro, Minggu (23/09/2018) pagi.

Dengan kostum sederhana namun unik dan menarik, tim di bawah asuhan Kepala Sekolah Sihono SPd serta Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan Marsidik SPd kali ini, membuat para penonton tidak berhenti merekam aksi mereka dengan kamera ponsel.

SMSR Yogyakarta menurunkan Bregada Lumbung Tani, Bregada Rumbai-Rumbai serta Bregada Mardawa Manggala Budaya.

Sejak dari garis start Parkiran Abu Bakar Ali dan dilepas oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, kehadiran bregada itu menarik perhatian penonton hingga finish di panggung penghormatan Museum Benteng Vredeburg.

Bagi sekolah seni tersebut, keikutsertaan para siswa di event tersebut merupakan bagian dari upaya mengasah kreativitas dan ekspresi.

“Acara ini betul-betul menunjukkan Jogja sebagai Indonesia mini. Anak-anak SMA tadi saya lihat mampu berkreasi, saya berharap tahun depan lebih menarik lagi,” ujar Heroe Poerwadi kepada wartawan di sela-sela acara.

Penampilan Bregada Rumbai-Rumbai SMSR Yogyakarta di Malioboro. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Festival Bregada Nusantara (FBN) 2018 yang diselenggarakan Keluarga Besar Alumni (KBA) SMAN 3 Padmanaba Yogyakarta, merupakan festival dan lomba kreasi kostum dan gerak prajurit keraton Nusantara.

“Tujuannya untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Yogyakarta,” ungkap Dr Hendri Saparini, Ketua KBA SMAN 3 Padmanaba Yogyakarta.

Hendri yang juga Komisaris Utama PT Telkom Indonesia Tbk itu mengatakan tema FBN 2018 tahun ini adalah Nyawiji Nguri-uri Makmuring Negeri.

“Kami ingin mendorong persatuan dan melestarikan kebudayaan serta menciptakan kemakmuran di seluruh Indonesia tercinta,” kata dia.

Ketua Umum Padmanaba FBN 2018, Ema Widiastuti, menambahkan ajang ini untuk mewadahi kreativitas generasi muda berkaitan dengan baris berbaris, atraksi dan juga tata busana. (sol)