Buah Pisang Bikin Awet Kenyang

207
Dokter Ariffudin SpOT didampingi Ketua IKWI Cabang Yogyakarta Hj Sri Suryawidati Idham Samawi. (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Buah pisang sangat bagus disantap saat berbuka puasa maupun makan sahur. Harganya pun relatif murah tergantung jenisnya. Kandungan kalorinya tinggi, juga glukosa.

Buah yang tersedia melimpah di Indonesia tersebut bisa membuat stamina tinggi dan awet kenyang. Tidak kalah dengan buah kurma yang biasa dipakai buka puasa di Mekah dan Madinah maupun negara-negara Arab lainnya.

Hal itu disampaikan dr H Ariffudin Sp OT di depan ibu-ibu Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Cabang Yogyakarta, Sabtu pekan lalu, di Joglo KR. “Coba lihat pemain-pemain bulu tangkis internasional itu pada waktu jeda, makanannya pisang,” katanya.

Menjawab pertanyaan pisang apa yang paling bagus, dia mengatakan tinggal selera masing-masing. Pada prinsipnya kandungannya sama.

“Kita sangat beruntung hidup di Indonesia yang produk pisangnya berlimpah dengan aneka jenisnya,” ungkap dokter spesialis Orthopaedi tersebut seraya menambahkan di Amerika Serikat susah mendapatkan pisang berbagai jenis.

Ariffudin menyarankan, seyogianya pisang dimakan begitu saja. Jangan diolah apalagi dikolak. Memang enak, tapi rasa terlalu manis harus dihindari terutama para lanjut usia yang kebanyakan menderita penyakit gula darah atau diabetes melitus (DM).

Pada usia lanjut, dia menganjurkan asupan makanan yang godhog-godhogan atau rebusan, karena jauh lebih sehat. Usahakan hindari goreng-gorengan, apalagi menggorengnya menggunakan jelantah ketiga atau keempat. Kandungan lemak jahatnya  merugikan kesehatan.

Baca Juga :  Dari Daun Segar Tercipta Batik yang Indah

Kepada ibu-ibu yang sudah terkena DM harus waspada. Karena DM yang tidak terkontrol, komplikasinya bisa ke mana-mana. Dia menganjurkan tetap minum obat sesuai petunjuk dokter, meski sudah berusaha mengatasinya dengan herbal.

Lebih baik minum obat setiap hari dibanding komplikasinya ke mana-mana dan bisa membuat orang harus terbaring di tempat tidur karena penyakit stroke, gagal ginjal, jantung atau harus selalu berada di kursi roda karena bagian tubuhnya diamputasi. Selain rasa sakit dan menderita, biaya pengobatannya juga mahal.

Dokter H Ariffudin Sp OT. (arie giyarto/koranbernas.id)

Sejalan bertambahnya usia, secara alami penyakit-penyakit degeneratif pasti datang sejalan dengan menurunnya fungsi organ-organ tubuh.

Hal ini tidak bisa dihindari, yang bisa dilakukan hanya meminimalisasi yaitu sejak dini berperilaku hidup sehat. Pola makan sehat ditunjang dengan olahraga yang sesuai usia dan tidur teratur.

Jalan kaki di bawah sinar matahari pagi selama 30 menit per hari sangat dianjurkan. Syukur bisa jalan kaki di atas air akan sangat bagus. Dia menganjurkan ibu-ibu  jangan takut sinar matahari pagi karena kandungan vitamin D-nya sangat dibutuhkan.

Selain jalan kaki, dokter yang bertugas antara lain di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta itu menegaskan, gerakan salat sangat bagus. Tidak kalah dengan gerakan yoga apapun serta gerakan senam sebagus apapun.

Baca Juga :  Bupati Sleman Sayangkan Aksi Brutal di ST Lidwina

Ini karena pada gerakan rukuk maupun sujud semua otot tubuh digerakkan. Dengan gerakan salat yang betul, tidak tergesa-gesa, akan membuat tubuh jadi sehat. Apalagi ditambah dengan salat-salat sunnah akan menguntungkan bagi kesehatan.

Selama menjalankan puasa Ramadan sebulan penuh organ tubuh utamanya pencernakan bebannya tidak terlalu berat. “Kalau hari-hari biasa sepanjang hari bekerja, kini ada jeda antara jelang Subuh sampai Maghrib,” kata dia.

Khusus asupan makanan, bisa memilih tapi seyogianya minuman hangat, hindari minum es atau sesuatu yang terlalu dingin. Karena akan memicu radang tenggorokan, menyebabkan batuk pilek. Apalagi pola tidur yang berubah, lansia harus mampu mengatur istirahatnya.

Andri dan Nurnaini saat bicara tentang Firmax3. (arie giyarto/koranbernas.id)

Ketua IKWI Cabang Yogyakarta Hj Sri Suryawidati Idham Samawi menyatakan, ceramah tersebut bisa menjadi bekal menjalani puasa Ramadan dengan sehat.

Sebelum ceramah, acara diisi dengan demonstrasi krim oles Firmax3 yang berguna bagi kesehatan maupun kecantikan. Andri dan Nurnaini dari tim Firmax3 Yogya mengatakan kelebihan  Firmax3 ini hanya dioleskan pada simpul-simpul saraf.

Sama sekali tidak ditelan. Fungsinya mengatur keseimbangan hormon. Dari banyak sekali testimoni, ternyata mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dan bagi wanita bisa membuat wajah kinclong. (sol)